Ribuan Warga Temanggung Gelar Nyadran Kyai Kramat, Ritual Leluhur di Bulan Suro

- Jumat, 26 Juni 2026 | 16:12 WIB
Ribuan Warga Temanggung Gelar Nyadran Kyai Kramat, Ritual Leluhur di Bulan Suro

Di lereng sejuk Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, sebuah tradisi warisan leluhur terus dirawat dengan penuh khidmat. Ribuan warga Desa Tlogopucang, Kecamatan Kandangan, rutin menggelar Nyadran Kyai Kramat setiap bulan Suro dalam penanggalan Jawa. Mereka berkumpul di areal pemakaman desa, membawa tenong berisi aneka makanan dan nasi tumpeng sebagai bagian dari ritual tahunan ini.

Sebagian besar warga berprofesi sebagai petani kopi. Mereka berjalan beriringan menuju lokasi tradisi dengan pakaian rapi, menjunjung tenong di atas kepala atau menggenggamnya di tangan. Pemandangan itu menjadi simbol kebersamaan dan penghormatan yang telah mengakar turun-temurun.

Seluruh hidangan yang dibawa tidak langsung disantap. Sebelum itu, doa dipanjatkan bersama sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ritual doa menjadi inti dari Nyadran Kyai Kramat, mengingatkan bahwa tradisi ini bukan sekadar perayaan, melainkan juga refleksi spiritual.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags