Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Sebut Messi Kunci Back-to-Back

- Kamis, 25 Juni 2026 | 16:00 WIB
Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Sebut Messi Kunci Back-to-Back

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulawesi Selatan, Lukman Baco Kady, dengan tegas menjagokan Argentina sebagai juara Piala Dunia 2026. Di tengah hiruk-pikuk perhelatan sepak bola terbesar di dunia itu, legislator dari Dapil Sulsel III ini menyatakan keyakinannya bahwa Lionel Messi mampu membawa negaranya meraih gelar juara untuk kedua kalinya secara beruntun.

“Saya jagokan Argentina. Mereka main bagus, kompak, apalagi ada Messi yang tampil konsisten dan luar biasa. Saya prediksi Argentina bisa juara back to back,” ujarnya.

Kecintaan Lukman terhadap sepak bola Argentina bukanlah hal baru. Ia mengaku sudah mengidolakan permainan tim berjuluk La Albiceleste itu sejak era mendiang Diego Armando Maradona masih aktif bermain. “Sebelum ada Messi, saya sudah suka permainan Argentina. Dulu kan banyak legenda Argentina, ada Gabriel Batistuta, Hernan Crespo, Javier Zanetti, dan tentunya Diego Maradona. Gol tangan tuhan itu,” lanjutnya.

Semasa kecil, Lukman banyak mendengar kisah tentang legenda-legenda Argentina lainnya, seperti Mario Kempes dan Alfredo Di Stefano. Menurutnya, Argentina adalah negara yang tidak pernah kekurangan bakat. Setelah era Maradona berakhir, lahirlah Lionel Messi. Ia pun meyakini akan lahir banyak bibit unggul baru setelah Messi pensiun.

Saat ini, kata Lukman, sudah mulai terlihat nama-nama seperti Julian Alvarez, Rodrigo De Paul, Lautaro Martinez, serta talenta muda seperti Franco Mastantuono dan Nico Paz. “Setelah Messi ini saya yakin banyak bakat baru lagi. Kan mulai kelihatan itu ada Nico Paz yang bagus sekali mainnya sama Como, ada Mastantuono yang mulai bagus setelah dipinjamkan ke River Plate sama Real Madrid,” jelasnya.

Dengan kedalaman skuad yang dimiliki, Lukman yakin Argentina tidak akan kehabisan tenaga dan mampu melaju hingga menjadi jawara di Piala Dunia 2026. “Tidak mungkin lah kehabisan bensin, banyak stok pemain. Bayangkan sekelas Paulo Dybala sama Garnacho saja tidak dipanggil, ini kan artinya persaingan sangat ketat di internal skuad Tim Tango,” terangnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.