Politikus PSI Sindir Posisi AHY: Demokrat Kompak Serang Jokowi Soal Whoosh
Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi, memberikan sorotan tajam terhadap sikap Partai Demokrat yang dinilai kompak menyerang Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung Whoosh.
Menurut Dian Sandi, kritik yang dilontarkan Partai Demokrat terhadap proyek transportasi massal Whoosh dinilai tidak berdasar dan cenderung bertujuan untuk menyudutkan pemerintah. "Demokrat sepertinya kompak soal Whoosh dan menyerang Pak Jokowi," ujar Dian dalam keterangan persnya, Rabu (29/10/2025).
Dian Sandi menjelaskan bahwa publik perlu memiliki pemahaman yang tepat mengenai proyek-proyek transportasi seperti Whoosh, LRT, dan MRT. Ia menegaskan bahwa proyek-proyek ini bukan semata-mata proyek bisnis yang berorientasi pada keuntungan, melainkan merupakan layanan publik yang memiliki tujuan strategis.
"LRT dan MRT itu dikelola oleh badan usaha, tapi tugasnya bukan cari untung. Setiap tahun memang disubsidi karena fungsi utamanya adalah mengurai kemacetan dan beban jalan raya di Jakarta," tegasnya.
Lebih lanjut, Dian Sandi juga menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan langsung dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan yang juga merupakan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam isu kunjungan pihak Danantara ke China. "Pihak Danantara yang terbang ke China, bukan AHY," ujarnya.
Dalam pernyataannya, Dian Sandi juga menyindir posisi AHY yang dinilainya tidak jelas. "AHY lagi di In The Middle of Nowhere," paparnya, menggambarkan ketidakjelasan sikap dan posisi AHY dalam isu ini.
Artikel Terkait
Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Final Piala Asia untuk Pertama Kali Usai Kalahkan Jepang
DPR Gelar Fit and Proper Test untuk Calon Anggota Pengganti BP LPS
Abdul Hayat Gani Pimpin Perindo Sulsel, Komitmen Tinggalkan Kepemimpinan Transaksional
Polda Kalbar Musnahkan 12 Kilogram Sabu Hasil Pengungkapan Jaringan Narkoba