Polri berhasil memusnahkan barang bukti narkoba dengan total berat mencapai 214,84 ton. Nilai konversi narkoba yang dimusnahkan ini setara dengan Rp 29,37 triliun. Tindakan ini disebut menyelamatkan sekitar 629,93 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan hal tersebut di Lapangan Bhayangkara, Jakarta. Pemusnahan narkoba dalam skala besar ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam memberantas narkoba di Indonesia.
Upaya pemberantasan narkoba ini merupakan tindak lanjut dari Misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Program ini juga sejalan dengan sasaran prioritas keempat pemerintah, yaitu pencegahan dan pemberantasan narkoba secara menyeluruh.
Prestasi Polri dalam Pemberantasan Narkoba
Dalam kurun satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Polri telah mengungkap 49.306 kasus narkoba dengan 65.572 tersangka. Dari pengungkapan kasus tersebut, Polri menyita berbagai jenis narkoba dengan total berat 214,84 ton.
Total barang bukti narkoba yang telah berhasil dimusnahkan mencapai 212,7 ton. Sisa barang bukti seberat 2,1 ton rencananya akan dimusnahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Artikel Terkait
PSSI Umumkan 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series, Klok dan Egy Tak Masuk
Kakak Ipar Ancam Pakai Parang, Korban Tewas Jatuh Saat Kabur di Makassar
Wali Kota Makassar Ajak Warga Pererat Silaturahmi di Idul Fitri
Menteri Amran Gelar Open House dan Ziarah Keluarga di Kampung Halaman Bone