Jokowi Dituding Kabur dari Tanggung Jawab Kasus Whoosh: Benarkah Presiden Sengaja Menghindar?

- Selasa, 28 Oktober 2025 | 21:25 WIB
Jokowi Dituding Kabur dari Tanggung Jawab Kasus Whoosh: Benarkah Presiden Sengaja Menghindar?
Jokowi Dituding Lari dari Tanggung Jawab Kasus Whoosh - Analisis Terkini

Jokowi Dituding Sengaja Lari dari Tanggung Jawab Kasus Whoosh

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dituding sengaja menghindar dari tanggung jawab terkait kasus dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh yang sedang diselidiki KPK.

Kritik Terhadap Sikap Jokowi dalam Kasus Whoosh

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, menyoroti sikap Jokowi yang dianggap tidak serius menangani dugaan markup proyek Whoosh. Alih-alih membahas kasus tersebut, Jokowi justru fokus pada pembahasan penanganan kemacetan di Jabodetabek dan Bandung.

Hari Purwanto menggunakan peribahasa Jawa 'Nggih-nggih ora kepanggih' untuk menggambarkan sikap Jokowi. Menurutnya, Presiden kerap mengiyakan janji namun tidak menepatinya dengan tindakan nyata.

Desakan Agar Jokowi Dimintai Keterangan KPK

Hari Purwanto menegaskan bahwa Jokowi sengaja lari dari tanggung jawab atas kasus Whoosh. Ia juga menyoroti beban biaya proyek Whoosh yang akhirnya ditanggung APBN.

"Jokowi layak dipanggil KPK untuk dimintai keterangan agar siapapun sama di mata hukum," tegas Hari.

Penyelidikan KPK Terkasus Whoosh

KPK diketahui telah melakukan penyelidikan terkait proyek Whoosh sejak awal 2025. Sejumlah pihak telah dimintai keterangan, meski identitas mereka belum diungkap secara publik.

Kasus Whoosh terus menjadi sorotan publik seiring dengan berkembangnya penyelidikan KPK terhadap dugaan korupsi dalam proyek strategis nasional ini.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar