"Apabila ada penutupan jalan, maka harus ada pengumuman 7 hari sebelumnya melalui media. Surat izin akan menentukan berapa meter bagian jalan yang boleh digunakan," tambah Eri.
Ketentuan Luas Tenda di Jalan Raya
Aturan baru ini juga mengatur secara detail mengenai luas area jalan yang boleh digunakan untuk tenda hajatan. Besaran ruang yang diperbolehkan akan tercantum jelas dalam surat izin yang diterbitkan.
Sanksi Pelanggaran Aturan Tenda Hajatan
Pemkot Surabaya memberikan sanksi tegas bagi pelanggar aturan ini. Penyedia jasa tenda atau penyelenggara acara yang tidak memiliki izin resmi terancam denda hingga Rp 50 juta.
"Sanksi akan diberikan bagi yang melanggar, dengan denda maksimal mencapai Rp 50 juta," tegas Wali Kota Eri Cahyadi.
Dengan adanya regulasi ini, Pemkot Surabaya berharap dapat menertibkan penggunaan jalan raya untuk kegiatan hajatan sekaligus menjaga hak masyarakat untuk mendapatkan akses jalan yang lancar.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral