Publik semakin kecewa dengan lambatnya kebijakan pemerintah di sektor energi dan HAM. Bahlil Lahadalia sebagai Menteri ESDM dan Natalius Pigai sebagai Menteri HAM menjadi sorotan utama dalam evaluasi kinerja kabinet.
Kinerja Bahlil Lahadalia di sektor energi dinilai bermasalah. Proyek hilirisasi mandek, transisi energi tidak jelas, dan transparansi kebijakan minim. Kebijakan Bahlil dianggap menimbulkan polemik daripada solusi nyata untuk kedaulatan energi Indonesia.
Sementara itu, performa Natalius Pigai di Kementerian HAM dinilai tidak progresif. Pelanggaran HAM masih tinggi, kasus lama tak kunjung tuntas, dan arah kebijakan HAM terkesan tidak jelas. Masyarakat semakin pesimis dengan perlindungan HAM di Indonesia.
Masyarakat menuntut reshuffle kabinet dari Presiden Prabowo Subianto. Bangsa ini butuh menteri yang bekerja nyata, berpihak pada rakyat, dan membawa perubahan positif dalam birokrasi pemerintahan.
Dukung petisi reshuffle Bahlil Lahadalia dan Natalius Pigai dengan menandatangani petisi ini. Tuntut kabinet yang bersih, profesional, dan berorientasi hasil untuk Indonesia yang lebih baik.
Tanda tangani petisi reshuffle kabinet sekarang juga. Suara Anda penting untuk mendorong pemerintahan yang transparan dan berpihak pada rakyat.
Artikel Terkait
Polda Kalbar Musnahkan 12 Kilogram Sabu Hasil Pengungkapan Jaringan Narkoba
Mahfud MD Apresiasi Prabowo Undang Tokoh Kritis untuk Jembatani Kesenjangan Informasi
PBNU Tetapkan Jadwal Munas, Konbes, dan Muktamar ke-35 pada 2026
Rem Blong Truk Pasir Picu Tabrakan Beruntun di Exit Tol Cilegon Timur