Kades Cikuda Bogor Ditahan Polres Bogor sebagai Tersangka Gratifikasi Rp 2,3 Miliar
BOGOR - Kepala Desa Cikuda, Parungpanjang, Kabupaten Bogor, R Agus Sutisna (AS), resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi oleh Polres Bogor. Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo, mengonfirmasi bahwa tersangka telah ditangkap dan saat ini ditahan di Mako Polres Bogor.
"Telah dilakukan penangkapan dan saat ini ditahan ya," tegas Anggi, Senin (27/10).
Modus Gratifikasi Jual Beli Tanah
Dugaan gratifikasi yang menjerat Kades Cikuda ini berupa penerimaan uang sekitar Rp 2,3 miliar. Uang tersebut diduga diterima untuk mempermudah dan memperlancar proses transaksi jual beli tanah di wilayah Desa Cikuda.
Dasar Hukum Penetapan Tersangka
Status tersangka secara resmi ditetapkan melalui Surat Ketetapan Nomor: S.Tap/409/X/Res.T.24/2025/Reskrim. Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, pada 3 Oktober 2025.
Dalam surat itu dinyatakan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi dua alat bukti yang sah. Bukti-bukti tersebut meliputi keterangan saksi dan barang bukti yang menguatkan dugaan tindak pidana.
Diduga Melakukan Tindak Melawan Hukum
Kades Cikuda diduga kuat telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau pihak lain secara tidak sah. Ia disangka menerima sejumlah uang atau janji yang berkaitan langsung dengan jabatannya sebagai penyelenggara negara.
Respons Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bogor
Kepala DPMD Kabupaten Bogor, Hadijana, mengaku telah menerima informasi mengenai penahanan Kades Cikuda ini. "Infonya begitu," ujar Hadijana, Rabu (22/10).
Hadijana menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan kebenaran informasi ini untuk selanjutnya dapat mengambil langkah hukum sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 66 Tahun 2020.
"Kita akan pastikan supaya bisa menindaklanjuti sesuai Perbup 66/2020," jelasnya.
Perbup Bogor Nomor 66 Tahun 2020 sendiri mengatur secara rinci tentang Tata Cara Pemilihan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Desa di wilayah Kabupaten Bogor.
Artikel Terkait
Bocah 11 Tahun di Cianjur Ditemukan Tenggelam di Sungai Setelah Dua Hari Hilang, Teman Akhirnya Buka Suara
Alokasi BBM Bersubsidi Sulsel 2026 Diproyeksikan Capai 1,9 Juta Kiloliter, Pertamina Perketat Pengawasan
Lebih dari 170 Ribu Anak di Sulsel Tidak Sekolah, Remaja Usia SMA Jadi Penyumbang Terbesar
Madura United Hajar Bali United 2-0, Jauh dari Zona Degradasi