Syekh Saleh Al-Fauzan Ditunjuk Jadi Mufti Agung, Ini Dampaknya bagi Saudi

- Kamis, 23 Oktober 2025 | 17:50 WIB
Syekh Saleh Al-Fauzan Ditunjuk Jadi Mufti Agung, Ini Dampaknya bagi Saudi

Syekh Dr. Saleh Al-Fauzan Diangkat Jadi Mufti Agung Arab Saudi

Kerajaan Arab Saudi secara resmi telah mengangkat Syekh Dr. Saleh bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan sebagai Mufti Agung (Grand Mufti) Arab Saudi. Pengangkatan ini juga menempatkannya sebagai Ketua Dewan Siswa Senior dan Presiden Umum Presidensi Umum untuk Penelitian dan Fatwa, dengan pangkat setara Menteri.

Pengumuman resmi ini disampaikan langsung oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud melalui dekrit kerajaan bernomor A/111, tertanggal 30/4/1447 H. Berdasarkan konversi kalender, dekrit ini dikeluarkan pada hari Rabu, 22 Oktober 2025.

Syekh Saleh Al-Fauzan ditunjuk untuk menggantikan almarhum Mufti Agung sebelumnya, Syekh Abdulaziz bin Abdullah Al Sheikh, yang wafat pada 23 September 2025 dalam usia 82 tahun.

Profil dan Perjalanan Karir Syekh Saleh Al-Fauzan

Syekh Dr. Saleh Al-Fauzan lahir pada tahun 1354 H (1935 M) di kota Ash-Shamāsiyyah, wilayah Al-Qassim. Latar belakang keluarganya yang mencintai Al-Qur'an dan ilmu pengetahuan sangat mempengaruhi perjalanan hidupnya.

Pendidikan formalnya ditempuh di Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, dimana beliau berhasil menyelesaikan gelar sarjana, magister, hingga doktor dalam bidang Hukum Islam (Fiqh). Tesis magisternya membahas hukum pewarisan, sementara disertasi doktoralnya mengkaji secara mendalam tentang hukum makanan halal dan haram dalam Islam.

Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud bersama Syekh Dr. Saleh bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan (Foto: FB Inside the Haramain)

Selama menempuh pendidikan, Syekh Al-Fauzan belajar langsung dari ulama-ulama terkemuka Saudi seperti Syekh Abdullah bin Hamid, Syekh Ibrahim bin Ubayd, dan Syekh Abdulaziz bin Baz.

Kontribusi dan Karya Penting

Setelah lulus, karier mengajar Syekh Al-Fauzan dimulai di Lembaga Pengetahuan Riyadh, kemudian berlanjut di Fakultas Syariah dan Fakultas Ushuluddin. Beliau juga pernah menjabat sebagai Direktur Lembaga Kehakiman Tinggi.

Selain aktif di dunia akademik, Syekh Al-Fauzan telah puluhan tahun menjadi Imam dan Khatib di Masjid Pangeran Mutaib bin Abdulaziz di Riyadh. Di masjid ini, beliau rutin mengajar berbagai disiplin ilmu Islam termasuk keyakinan, yurisprudensi, warisan, dan studi bahasa Arab.

Suara dan pemikirannya dikenal luas oleh muslim dunia melalui program radio Saudi "Nuur ala al-Darb" yang telah mengudara selama bertahun-tahun. Penjelasannya yang tenang dan pendekatan berbasis dalil yang kuat telah menjadikannya sumber rujukan terpercaya bagi jutaan pendengar.

Beberapa karya tulisnya yang menjadi rujukan penting antara lain "Al-Irshad ila Sahiih al-I'tiqad", "Al-Bayan li-Akhṭa' Ba'ḍ al-Kuttab", dan empat jilid buku "Al-Khuṭab al-Minbariyyah".

Peran Baru sebagai Mufti Agung Arab Saudi

Dengan pengangkatannya sebagai Mufti Agung Arab Saudi, Syekh Al-Fauzan kini memegang posisi otoritas keagamaan tertinggi di kerajaan. Tugasnya termasuk membimbing penelitian ilmiah, mengawasi penerbitan fatwa resmi, dan memimpin Dewan Ulama Senior Saudi.

Pengangkatan ini menjadi puncak dari perjalanan panjang seorang ulama yang telah mendedikasikan hidupnya untuk pengajaran, kejelasan beragama, dan pelayanan kepada umat Islam di seluruh dunia.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar