Enam warga sipil tewas saat pesawat nirawak Israel menyerang sekelompok warga di barat Kota Az-Zawayda. Korban diidentifikasi sebagai Yahya Al-Mabhouh, Muslim Badr, Zakaria Abu Habl, Hussein Al-Sawaleha, Muhammad Abu Rafi', dan A'ed Salman.
Penyebab Eskalasi dan Klaim Israel
Israel menyatakan serangan dilakukan menyusul insiden di timur Rafah yang menewaskan dua tentara. Namun Brigade Al-Qassam membantah keterlibatan dan menyebut ledakan berasal dari ranjau darat lama.
Pernyataan Provokatif Menteri Pertahanan Israel
Menteri Pertahanan Israel Yisrael Katz mengeluarkan pernyataan di platform X yang mengancam akan membalas setiap pelanggaran dengan kekuatan penuh. Pernyataan ini dikritik sebagai upaya pembenaran serangan terhadap warga sipil.
Pelanggaran Gencatan Senjata yang Terus Berulang
Sejak gencatan senjata 10 Oktober 2025, Israel telah melakukan 47 pelanggaran terdokumentasi yang menewaskan 38 warga Palestina dan melukai 143 orang. Pakar hukum internasional menilai serangan ini melanggar hukum humaniter internasional.
Korban jiwa di Gaza terus bertambah meskipun kesepakatan gencatan senjata seharusnya melindungi warga sipil. Serangan terbaru ini memperpanjang daftar pelanggaran Israel di wilayah konflik.
Artikel Terkait
China Perketat Patroli di Scarborough Shoal, Tanggapi Latihan Militer AS-Filipina
Tragedi di Gumuk Pasir: Pria Jakarta Tewas dengan Luka Misterius, Dua Tersangka Ditahan
Bumi Memanas Lebih Cepat, KLHK Buru-buru Tinjau Ulang Tata Ruang
Kematian di Tangan ICE: Krisis Kepercayaan dan Gelombang Protes yang Mengguncang Amerika