Pelantikan Tim Reformasi Polri Batal, Prabowo Belum Tunjuk Anggota
Hingga saat ini, Presiden Prabowo Subianto belum juga melantik Tim Reformasi Polri yang telah lama dinantikan publik. Salah satu tokoh yang disebut-sebut akan bergabung dalam tim ini adalah mantan Menko Polhukam, Mahfud MD.
Alasan Batalnya Pelantikan Tim Reformasi Polri
Pelantikan sembilan anggota Tim Reformasi Polri yang rencananya digelar pekan lalu akhirnya dibatalkan. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyatakan alasan pembatalan ini karena beberapa calon anggota tim berhalangan hadir.
“Jadi begini ya, sebenernya mau diumumkan minggu ini tadinya. Tapi beberapa kali hari yang dipilih, ada beberapa di antara anggota yang akan masuk ke dalam komisi reformasi kepolisian ini berhalangan begitu lho,” kata Prasetyo pada Jumat (10/10/2025).
Dugaan di Media Sosial Terkait Pembatalan
Di media sosial, beredar spekulasi kuat mengenai penyebab sebenarnya di balik batalnya pelantikan ini. Sebuah akun X, @RestyeCayah, mengunggah cuitan yang menyatakan:
“Kali ini @prabowo berhasil dipencundangi @ListyoSigitP dkk. Cuma gegara diancam Kasus Ponakannya (Aryo Hasyim DJoyohadikusumo) bakal dibuka @DivHumas_Polri lagi, TIM Reformasi Kepolisian yg anggotanya salah satunya @mohmahfudmd batal dilantik.”
Kilas Balik Kasus Aryo Djojohadikusumo
Isu yang disebutkan dalam cuitan tersebut merujuk pada kasus lama yang pernah menjerat Aryo Djojohadikusumo, anggota DPR dari Fraksi Gerindra dan keponakan Prabowo Subianto.
Kasus Foto Mesum (2017)
Pada April 2017, beredar foto-foto syur yang dikaitkan dengan Aryo. Foto-foto tersebut menunjukkan seorang pria bersama dua wanita tanpa busana di sebuah ruangan. Partai Gerindra, melalui Sufmi Dasco Ahmad, membantah pria dalam foto tersebut adalah Aryo.
Kasus Video Porno (2018)
Setahun kemudian, tepatnya Mei 2018, beredar video porno berdurasi 2 menit 35 detik yang diberi label ‘Aryodj di apartemen’. Video yang menampilkan seorang pria dengan dua wanita ini kembali dikaitkan dengan Aryo. Sekali lagi, Gerindra membantah keterlibatannya. Adik kandung Aryo, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Sara), menyebut penyebaran video tersebut bermuatan politis.
Peneliti Formappi, Lucius Karus, kala itu mendorong Aryo untuk memberikan klarifikasi langsung mengingat kemiripan pemeran pria dalam video tersebut.
Artikel Terkait
Guru Besar UI Kritik Ketidakselarasan Kebijakan Luar Negeri Prabowo dengan Aspirasi Publik
Pemerintah Siapkan Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis dan Dorong Ekonomi Restoratif
Prabowo Dinilai Kontradiktif: Retorika Antek Asing di Dalam Negeri, 56 Kali Kunjungan ke Luar Negeri
Biota Wisata Buka Program Umrah Juli 2026 dengan DP Rp2,5 Juta dan Cicilan hingga 36 Bulan