Korban pertama ditemukan dalam kondisi mengambang sekitar 10 meter dari titik lokasi kejadian. Adapun korban kedua berhasil dievakuasi setelah tim penyelam melakukan pencarian di jarak sekitar 15 meter ke arah utara dari posisi terakhir korban terlihat.
Operasi SAR dan Kondisi Cuaca
Operasi pencarian melibatkan tim gabungan dan peralatan selam yang dikerahkan secara maksimal. Cuaca cerah pada hari itu turut mendukung kelancaran proses pencarian, sehingga seluruh korban dapat ditemukan dalam waktu satu hari operasi.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah kedua remaja tersebut langsung dibawa ke rumah duka masing-masing untuk kemudian dimakamkan oleh keluarga.
Peringatan dari Basarnas untuk Masyarakat
Budiono juga menyampaikan imbauan penting kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terlebih dengan datangnya musim hujan yang berpotensi meningkatkan debit air dan kekuatan arus.
"Kami mengharapkan masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di area sungai untuk lebih berhati-hati dan mengurangi aktivitas yang tidak penting di sungai," pungkasnya.
Insiden ini menjadi pengingat yang menyedihkan akan bahaya yang mengintai di balik aksi-ksi berisiko tinggi, terutama yang dilakukan untuk konten media sosial.
Artikel Terkait
Kubah Masjid: Jejak Akulturasi Islam dan Kearifan Lokal Nusantara
Siap Sambut Imlek 2026, Ini Ucapan Bahasa Inggris yang Tak Biasa untuk Tahun Kuda Api
Isra Mikraj: Cermin Ujian Iman dalam Perjalanan Hidup Manusia
Dahlan Iskan dan Gelar yang Tak Pernah Diminta