Ekonomi Indonesia "Pincang" Selama 20 Tahun
Purbaya menyatakan bahwa kondisi ini membuat mesin ekonomi Indonesia dalam 20 tahun terakhir berjalan pincang. Ia menegaskan bahwa jika sektor swasta dan pemerintah dapat tumbuh secara bersamaan, ekonomi Indonesia memiliki potensi untuk melaju di atas 6 persen dengan mudah.
Kinerja Sektor Riil dan Gelombang Demonstrasi
Menteri Keuangan ini juga menyoroti kondisi ekonomi terkini yang menurutnya kembali melambat akibat tekanan terhadap sektor riil. Ia mengungkapkan bahwa dari bulan April hingga Agustus 2025, sektor riil mencatatkan kinerja negatif.
Purbaya menilai gelombang unjuk rasa dalam beberapa bulan terakhir bukan semata-mata dipicu oleh persoalan politik, melainkan merupakan cerminan langsung dari kesulitan ekonomi yang dirasakan masyarakat.
Sumber: Kumparan
Artikel Terkait
Manchester United Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain, Tumbang Dramatis dari Newcastle
AHY Khawatir Konflik Timur Tengah Bereskalasi ke Perang Dunia III
Proyek Irigasi Rp68 Miliar di Bone Dihentikan Sementara, Tunggu Rekomendasi Ahli
Jadwal Salat dan Amalan Nuzulul Quran untuk Warga Makassar, 5 Maret 2026