Audit ini dinilai penting untuk menelusuri penggunaan dana proyek, baik yang bersumber dari pinjaman China Development Bank maupun Penyertaan Modal Negara (PMN) dan dukungan fiskal lainnya. Pemeriksaan juga dimaksudkan untuk menilai potensi kerugian negara akibat keputusan investasi, cost overrun, dan dukungan keuangan terselubung kepada BUMN.
Mulyanto menegaskan bahwa proyek strategis nasional semacam ini harus menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi keuangan negara. Ia menekankan bahwa audit investigatif bukan untuk menghambat operasi Whoosh, melainkan untuk memastikan setiap rupiah uang publik digunakan dengan benar dan bertanggung jawab, terlebih jika uang rakyat harus kembali digunakan untuk membayar utang proyek yang dinilai kontroversial ini.
Tanpa evaluasi yang objektif, dikhawatirkan publik akan kehilangan kepercayaan terhadap pengelolaan investasi negara dan kredibilitas pemerintah.
Sumber: https://rmol.id/read/2025/10/16/683447/pks-desak-bpk-audit-proyek-whoosh-
Artikel Terkait
Roy Suryo Tampil Mewah di Polda, Polemik Ijazah Jokowi Kembali Menghangat
Di Tengah Duka, Ibrahim Raih 94 Persen di Ujian SMA Gaza
Kapal Rumah Sakit Nusa Waluya II: Jawaban Bagi Ribuan Warga Terpencil Raja Ampat
Tes Kemampuan Akademik 2026: Bukan Penentu Kelulusan, tapi Peta Mutu Pendidikan