Audit ini dinilai penting untuk menelusuri penggunaan dana proyek, baik yang bersumber dari pinjaman China Development Bank maupun Penyertaan Modal Negara (PMN) dan dukungan fiskal lainnya. Pemeriksaan juga dimaksudkan untuk menilai potensi kerugian negara akibat keputusan investasi, cost overrun, dan dukungan keuangan terselubung kepada BUMN.
Mulyanto menegaskan bahwa proyek strategis nasional semacam ini harus menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi keuangan negara. Ia menekankan bahwa audit investigatif bukan untuk menghambat operasi Whoosh, melainkan untuk memastikan setiap rupiah uang publik digunakan dengan benar dan bertanggung jawab, terlebih jika uang rakyat harus kembali digunakan untuk membayar utang proyek yang dinilai kontroversial ini.
Tanpa evaluasi yang objektif, dikhawatirkan publik akan kehilangan kepercayaan terhadap pengelolaan investasi negara dan kredibilitas pemerintah.
Sumber: https://rmol.id/read/2025/10/16/683447/pks-desak-bpk-audit-proyek-whoosh-
Artikel Terkait
Pemerintah Terbitkan Aturan Pembatasan Truk untuk Antisipasi Macet Mudik Lebaran 2026
PSM Makassar dan Persita Tangerang Imbang 2-2 di Babak Pertama Laga Sengit
Rektor UIN Jakarta Tegaskan Zakat Tetap Wajib, Dorong Optimalisasi Sedekah
BAZNAS Salurkan 150 Paket Sembako di Buka Puasa Bersama Bupati Bone