Mahfud MD: Utang Kereta Cepat Whoosh Ancam Kedaulatan Bangsa
Mahfud MD, mantan Menko Polhukam, memberikan tanggapan tegas menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menolak penggunaan APBN untuk membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh).
Ancaman Utang Whoosh bagi Indonesia
Dalam pernyataannya yang dikutip dari kanal YouTube resminya, Mahfud MD menyatakan bahwa proyek Whoosh mengancam masa depan kedaulatan bangsa. Ia menyoroti besarnya utang proyek ini yang terus bertambah, padahal awalnya diklaim sebagai kerja sama bisnis ke bisnis (B to B).
Beban Keuangan yang Tidak Seimbang
Mahfud mengungkapkan fakta mencengangkan bahwa beban bunga utang Whoosh telah mencapai Rp2 triliun per tahun. Angka ini jauh lebih besar dibandingkan pendapatan dari penjualan tiket yang maksimal hanya Rp1,5 triliun per tahun. Kondisi ini memaksa negara untuk terus menalangi kekurangan pembayaran.
Artikel Terkait
Investasi Jawa Barat Tembus Rp 296,8 Triliun, Lampaui Target di 2025
Jejak Digital Fufufafa dan Chilipari: Benang Merah yang Mengarah ke Gibran?
Demokrasi di Ujung Tangan: Ketika Suara Rakyat Hanya Ditakar dari Beras dan Minyak
Lamongan Diperpanjang Status Tanggap Darurat, Genangan Air Belum Surut di Enam Kecamatan