Mahfud MD: Utang Kereta Cepat Whoosh Ancam Kedaulatan Bangsa
Mahfud MD, mantan Menko Polhukam, memberikan tanggapan tegas menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menolak penggunaan APBN untuk membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh).
Ancaman Utang Whoosh bagi Indonesia
Dalam pernyataannya yang dikutip dari kanal YouTube resminya, Mahfud MD menyatakan bahwa proyek Whoosh mengancam masa depan kedaulatan bangsa. Ia menyoroti besarnya utang proyek ini yang terus bertambah, padahal awalnya diklaim sebagai kerja sama bisnis ke bisnis (B to B).
Beban Keuangan yang Tidak Seimbang
Mahfud mengungkapkan fakta mencengangkan bahwa beban bunga utang Whoosh telah mencapai Rp2 triliun per tahun. Angka ini jauh lebih besar dibandingkan pendapatan dari penjualan tiket yang maksimal hanya Rp1,5 triliun per tahun. Kondisi ini memaksa negara untuk terus menalangi kekurangan pembayaran.
Artikel Terkait
Real Madrid Hancurkan Manchester City, Vinícius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral
Panen Raya Majalengka Capai 11,5 Ton per Hektare, Stok Beras Nasional Dipastikan Surplus
Dua Turis Asing Pembuat Konten Porno Viral Berjaket Ojol Digagalkan Kabur di Bandara Bali