Suasana ramai sudah biasa di Terminal Lebak Bulus, apalagi jelang Lebaran. Tapi di balik hiruk-pikuk harian, ada rencana besar yang sedang disiapkan pengelola. Mereka menargetkan revitalisasi besar-besaran pada 2027 nanti. Tujuannya jelas: meningkatkan kualitas layanan dan menciptakan integrasi transportasi yang lebih mulus.
“Revitalisasi tahun 2027 ini sudah dianggarkan,” ujar Kepala Terminal Lebak Bulus, Joni Budhi, saat berbincang di terminal tersebut, Rabu lalu.
Menurut Joni, rencana itu memang sudah masuk dalam penganggaran. Meski begitu, nilai anggaran pastinya masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut. Perkiraan sementara, dana yang dibutuhkan untuk membenahi terminal itu sekitar Rp6 miliar.
“Sebagai terminal lintas, kita sudah bagus, dekat dengan MRT dan Transjakarta,” katanya. Namun begitu, dia mengungkapkan ada konsep menarik untuk masa depan. Rencananya, akan dibangun konsep bangunan multifungsi atau mixed use di area terminal.
Pengembangan nantinya tak akan dilakukan sekaligus, melainkan bertahap. Sambil menunggu proyek utama dimulai, pengelola akan melakukan sejumlah inovasi mandiri.
“Mudah-mudahan di 2027 udah mulai bagus,” harap Joni. “Kita juga akan inovasi mandiri biar layak sambil menunggu revitalisasi yang sebenarnya.”
Sementara itu, terkait momen mudik tahun ini, pengelola punya prediksi. Puncak arus mudik Lebaran 2026 di terminal ini diperkirakan terjadi pada Selasa dan Rabu, 17-18 Maret. Prediksi ini muncul melihat tren kenaikan jumlah penumpang yang berangkat.
Data yang mereka kumpulkan cukup berbicara. Sejak H-8 hingga H-5 Lebaran, tercatat sudah 903 penumpang yang diberangkatkan dari sini. Angka itu adalah akumulasi dari empat hari terakhir sebelum hari raya.
Rinciannya begini: pada 13 Maret (H-8), ada 25 bus yang melayani 246 penumpang. Keesokan harinya, 14 Maret (H-7), bus bertambah jadi 29 unit dengan 251 penumpang. Lalu di tanggal 15 Maret (H-6), ada 21 bus berangkat membawa 166 orang. Sedangkan pada 16 Maret (H-5), jumlah bus kembali naik ke 29 unit dengan 240 penumpang.
Dari angka-angka itu, pihak terminal yakin jumlah penumpang akan terus melonjak mendekati hari-H. Mereka pun tak tinggal diam. Pemantauan ketat dilakukan untuk memastikan arus keberangkatan selama periode mudik ini berjalan lancar, tanpa kendala berarti.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi