Dia menegaskan bahwa skema pembiayaan proyek ini adalah business to business, bukan antar negara. Oleh karena itu, tanggung jawab penyelesaian utang ratusan triliun kepada China Development Bank seharusnya menjadi beban BUMN, bukan ditanggung oleh negara melalui APBN.
Peran Danantara dalam Penyelesaian Masalah
Ubed menyimpulkan bahwa pendapat Purbaya mengenai perlunya Danantara turun tangan menyelesaikan masalah ini adalah rasional. Mengingat BUMN telah berada dalam kendali Danantara, maka lembaga inilah yang memiliki kewajiban untuk menangani persoalan utang Whoosh.
Dia menegaskan bahwa mekanisme penyelesaian harus tetap mengacu pada kesepakatan awal sebagai proyek bisnis murni, tanpa melibatkan anggaran negara.
Artikel Terkait
Mojtaba Khamenei, Putra Pemimpin Tertinggi, Disebut Calon Kuat Penerus Kekuasaan di Iran
Pelatihan Al-Quran Isyarat Cetak Guru Baru untuk Pendidikan Inklusif
Menteri Pertahanan Israel Ancam Eliminasi Calon Pengganti Pemimpin Tertinggi Iran
Anggota Polsek Panakkukang Ditahan sebagai Tersangka Kasus Tewasnya Remaja di Makassar