Purbaya memperingatkan, jika praktik curang ini tidak dibersihkan, minat investasi dari generasi muda (Gen Z) yang kini menyumbang 5 persen investor bisa hilang. Hal ini akan menghambat perkembangan pasar modal Indonesia ke depannya.
Sebaliknya, pasar yang tertib akan menciptakan fair game dan membuat investor muda percaya serta berani untuk berinvestasi. "Mereka akan berani masuk ke pasar saham karena mereka pikir akan berpendapat bahwa di sana fair game," tegasnya.
Jenis Insentif yang Diusulkan
Mengenai insentif, Purbaya mengaku telah menerima beberapa masukan dari pelaku pasar, seperti pengurangan pajak untuk transaksi di atas 10 persen dan penyederhanaan pemajakan transaksi.
Namun, ia menekankan sekali lagi bahwa dukungan pemerintah untuk insentif ini hanya akan diberikan jika BEI dan OJK menunjukkan kerja keras dan keseriusan dalam menjaga integritas pasar modal.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral