MURIANETWORK.COM – Tragedi memilukan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, memasuki babak akhir pencarian. Hingga Senin (6/10/2025), sebanyak 54 santri sudah dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, termasuk 5 potongan tubuh.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebut proses evakuasi korban musala ambruk di Ponpes Al Khoziny telah mencapai 80 persen. Tim SAR gabungan terus berupaya menuntaskan pencarian dengan mengerahkan alat berat untuk membersihkan sisa-sisa puing beton yang menimbun korban.
“Kami targetkan hari ini proses evakuasi bisa tuntas,” ujar Aam, sapaan akrabnya, Senin (6/10/2025).
Artikel Terkait
Kasus Korupsi CCTV Rp2 Miliar di Makassar Mandek, Kejaksaan Dinilai Lamban
Berkas Kasus Penyiraman Andrie Yunus Dinyatakan Lengkap, Segara Dilimpahkan ke Pengadilan Militer
Islah Bahrawi Ungkap Mahfud MD sebagai Inspirasi Keberaniannya Kritik Prabowo
Stok Beras Pemerintah Capai Rekor Tertinggi 4,72 Juta Ton