MURIANETWORK.COM - Nama Ahmad Sahroni dan Eko Patrio tengah menjadi sorotan.
Apalagi, dua anggota DPR RI itu viral dikabarkan kabur ke luar negeri di tengah demo besar di sejumlah daerah Indonesia.
Terlepas dari keberadaan keduanya, mari melongok harta kekayaan Ahmad Sahroni dan Eko Patrio. Simak perbandingan kekayaan dua wakil rakyat ini.
Kekayaan Ahmad Sahroni
Perjalanan hidup Ahmad Sahroni sering dianggap sebagai cerita klasik from zero to hero.
Lahir dari keluarga sederhana di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sahroni muda harus berjuang sejak dini.
Pada 1998, ia bekerja sebagai sopir sebelum merangkak naik hingga dipercaya menjadi Direktur Operasional.
Karier bisnisnya berkembang pesat. Selama periode 2003 hingga 2008, ia tercatat memimpin sejumlah perusahaan, di antaranya PT Sagakos Intec, PT Ekasamudra Lima, dan PT Ruwanda Satya Abadi.
Berbekal kesuksesan di dunia bisnis, Sahroni kemudian mencoba peruntungan di politik dan berhasil lolos ke DPR RI pada 2014.
Sejak saat itu, namanya makin dikenal. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI, dan pada 2021 juga dipercaya menjadi Ketua Pelaksana Formula E Jakarta.
Namun, yang tak kalah sering dibicarakan publik adalah gaya hidupnya.
Dari koleksi mobil super mahal, rumah mewah, hingga aktivitas sosial yang kerap dipamerkan, Sahroni seolah ingin menunjukkan transformasi hidupnya yang dramatis.
Menurut LHKPN 2024 yang ia laporkan pada 21 Februari 2025, Sahroni memiliki total kekayaan sebesar Rp328,9 miliar.
Angka ini melonjak jauh dari laporan pertama pada 2014 yang hanya sekitar Rp2,8 miliar.
Rinciannya mencengangkan: aset tanah dan bangunan mencapai Rp139,5 miliar, tersebar di berbagai lokasi strategis di Jakarta hingga Badung, Bali.
Sahroni juga punya koleksi kendaraan senilai Rp38,1 miliar dengan jumlah 28 unit.
Koleksi itu tak main-main, mulai dari Ferrari, Porsche 911 Sport Classic seharga Rp14 miliar, Tesla Cybertruck terbaru, hingga motor gede Harley Davidson Road Glide.
Selain itu, ia tercatat punya harta bergerak lainnya senilai Rp107,7 miliar, surat berharga Rp60 juta, serta kas dan setara kas senilai Rp78,3 miliar. Meski begitu, Sahroni juga menanggung utang sebesar Rp34,9 miliar.
Dengan portofolio kekayaan itu, tak berlebihan bila ia sering disebut sebagai salah satu politisi terkaya di Senayan.
Kekayaan Eko Patrio
Sementara itu, sosok Eko Hendro Purnomo atau yang akrab disapa Eko Patrio punya kisah yang tak kalah menarik.
Sebelum jadi anggota DPR, ia lebih dulu dikenal publik sebagai komedian bersama grup lawak Patrio yang populer di era 1990-an.
Namun, kehidupan Eko di masa muda jauh dari kata mewah. Ia pernah jadi kondektur bus dan bahkan berjualan kartu Lebaran untuk bertahan hidup.
Popularitas sebagai artis komedi membuka pintu bagi Eko ke dunia politik. Pada 2009, ia terpilih sebagai anggota DPR dari PAN.
Hingga kini, ia sudah empat periode berturut-turut duduk di parlemen, sebuah capaian yang jarang terjadi di kalangan artis menjadi politikus.
Menurut LHKPN yang ia laporkan pada 2 September 2024, Eko Patrio memiliki total kekayaan sebesar Rp182,9 miliar, dengan utang Rp51,4 miliar sehingga kekayaan bersihnya berada di angka Rp131,5 miliar.
Sebagian besar kekayaan Eko berasal dari aset tanah dan bangunan senilai Rp166 miliar, tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Nganjuk, Karangasem, hingga Bogor.
Ia juga punya enam mobil dari berbagai merek dengan nilai total Rp5,5 miliar, di antaranya Toyota Alphard, Subaru, Mini Cooper, dan Lexus X Sport. Selain itu, Eko tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp1,2 miliar.
Meski tak sebanyak Sahroni, angka kekayaan Eko tetap tergolong besar, apalagi jika menilik latar belakangnya. Dari seorang pelawak hingga bisa menumpuk aset ratusan miliar.
Kontroversi Ahmad Sahroni dan Eko Patrio Jadi Sorotan
Ahmad Sahroni, legislator Partai NasDem, menuai kontroversi setelah menyebut pihak yang menggulirkan wacana pembubaran DPR sebagai "orang tolol."
Pernyataan tersebut sontak mengundang reaksi keras, mengingat posisi DPR yang seharusnya mewakili rakyat justru memberikan kata-kata tajam kepada rakyat.
Kontroversi lidah tajam Ahmad Sahroni menuntun kritik lanjutan dari masyarakat.
Terlebih ia termasuk salah satu anggota DPR yang mana kini tengah dalam kontroversi menaikkan gaji dan tunjangan jabatan.
Publik mengkritik jumlah gaji yang diterima anggota DPR dan masih meminta lebih di saat kondisi rakyat tidak stabil, masih banyak kemiskinan dan ketimpangan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur di mana-mana.
Belum lagi, sulitnya mencari pekerjaan, membuat rakyat tercekik secara ekonomi.
Sementara itu, Eko Patrio sempat disorot setelah aksinya berjoget di sidang tahunan MPR viral di media sosial, berbarengan dengan isu kenaikan gaji DPR.
Tak berhenti di situ, Eko bahkan membuat parodi sebagai DJ “sound horeg” yang semakin memicu kritik publik.
Setelah ramai dikecam, ia pun meminta maaf dan menegaskan bahwa aksinya tak bermaksud menantang masyarakat.
Demikian itu laporan harta kekayaan Ahmad Sahroni vs Eko Patrio. Kini, keduanya, sama-sama dicari oleh pendemo.
Meski demikian, belum terkonfirmasi keberadaan Ahmad Sahroni dan Eko Patrio saat ini.
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Massa Mengamuk, Pakaian Dalam Istri Sahroni Dilempar dari Lantai 2
Tidak Jauh dari Mako Brimob, Markas Gegana di Jalan Kramat Turut Diamuk Massa
Rumah Sahroni Masih Dijarah Massa, Tesla dan Prosche Dipreteli
Usai Rumah Ahmad Sahroni Diamuk Massa, Giliran Alamat Eko Patrio Disebar