Artinya, perkataan Zulhas itu bisa dinilai kalau kita betul-betul mengetahui niat beliau mengucapkan hal itu.
Baca Juga: Gak Usah Bikin Baru! SIM Mati Bisa Diperpanjang Masa Berlakunya Besok, Simak Syaratnya Dulu Yuk!
Kedua, mengingat sekarang adalah masa kampanye (yaumul khiyar), ia meminta tokoh masyarakat untuk tetap mengedepankan akhlak dalam menyampaikan segala hal yang menyangkut tokoh dan sikap politik.
"Saya menghimbau tokoh masyarakat dan tokoh agama bisa tetap mengedapankan akhlak dalam menyampaikan pesan-pesannya. Lebih baik calon dan pendukungnya adu gagasan dari pada adu gos-gosan," jelasnya.
Baca Juga: Deklarasi Ulama dan Kiai di Jawa Barat Dukung Pasangan AMIN: Jihad Konstitusi
Ketiga, masyarakat harus bisa membedakan antara "amin" yang merupakan akronim dari Anies-Muahimin, dengan "aamiin" dalam shalat yang artinya kabulkan doa kami.
Selain itu, ia juga meminta umat untuk membedakan isyarat telunjuk nomor urut capres dengan isyarat telunjuk tasyahud dalam shalat.
Baca Juga: TPN Ganjar -Mahfud MD Minta KPU Lebih Tegas dalam Aturan Debat Capres Cawapres
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kabarfajar.com
Artikel Terkait
Vinicius dan Camavinga Santai Berbincang Usai Prancis Kalahkan Brasil
Macet Parah Landa Tanjung Bunga Imbas Pensi Smansa 2026 yang Dihadiri Ribuan Penonton
Timnas Indonesia Hancurkan Saint Kitts dan Nevis 4-0, Lolos ke Final FIFA Series 2026
Gubernur Sulsel Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Investasi dengan Pejabat AS