Jaringan listrik Kuba kembali lumpuh total pada Selasa (14/7) waktu setempat, menandai pemadaman skala nasional ketiga dalam sembilan hari terakhir. Kementerian Energi Kuba mengonfirmasi gangguan ini di tengah krisis energi yang semakin membebani negara berpenduduk sekitar 10 juta jiwa itu.
Pemadaman berulang terjadi akibat terbatasnya pasokan bahan bakar yang memperparah kondisi infrastruktur kelistrikan yang sudah menua. Pemerintah Kuba menyebut tekanan terhadap sektor energi semakin berat setelah Amerika Serikat memperketat pembatasan terhadap pasokan minyak ke negara tersebut.
Sebelumnya, Venezuela merupakan pemasok utama bahan bakar bagi Kuba. Namun, berkurangnya pasokan dari negara tersebut, ditambah penghentian pengiriman minyak dari Meksiko, semakin memperdalam krisis energi yang dihadapi Kuba.
Artikel Terkait
Polri Naikkan Status Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara ke Penyidikan, Kerugian Negara Capai Rp5 Triliun
PLN Klaim Tak Ada Lagi Pemadaman Bergilir di Jawa Berkat Tambahan Pasokan Batu Bara
Pemadaman Listrik Mendadak Lumpuhkan Aktivitas Warga di Pasar Minggu