Rezim Joko Widodo (Jokowi) terbukti telah ugal-ugalan dengan kebijakan anggaran yang menyebabkan utang RI makin membengkak. Hal itu terlihat dengan adanya proyek ambisius Ibukota Nusantara (IKN) yang kini tidak jelas juntrungannya.
Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai dengan diblokirnya anggaran IKN oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan suati langkah yang tepat.
“Soalnya IKN ini bukan produk Prabowo dan bukan menjadi kampanye utama Prabowo pada saat pilpres tahun lalu. Yang seharusnya bertanggung jawab atas mangkraknya pembangunan IKN adalah Jokowi. Entah dia mau pinjam dimana duitnya, dia yang harus lakukan lantaran pembangunan ini ide kegilaannya,” ucap Jerry kepada wartawan, Minggu, 9 Februari 2025.
Lanjut dia, pemblokiran anggaran IKN merupakan langkah revolusioner Prabowo demi kecintaannya kepada rakyat.
“Saya bisa sebut Prabowo pemimpin yang cinta dan pro rakyat berbeda dengan Jokowi yang jelas-jelas pro oligarki. Dia (Jokowi) hanya memperkaya para kelompok borjuis atau konglomerat serta sanak familinya,” jelas Jerry.
“Saya kira Prabowo sangat paham soal anggaran negara. Dia (Prabowo) bukan tipikal pemimpin yang buang-buang anggaran, tapi tipikal menyelamatkan keuangan negara,” pungkasnya.
Sumber: rmol
Foto: Presiden Prabowo Subianto/Ist
Artikel Terkait
Pilkada oleh DPRD: Efisiensi atau Mundur dari Demokrasi?
Indonesia Siap Jadi Magnet Investasi Semikonduktor Global
Kunci Ekonomi 2026: Kemkeu dan BI Harus Kompak di Waktu yang Tepat
Diam Bukan Kosong: Perlawanan Sunyi di Era Kebisingan