Video Bulan Sutena yang berdurasi 1 menit 14 detik dan 8 menit terus meramaikan jagat maya khususnya TikTok.
Banyak ditemui konten-konten berulang yang menggambarkan Bulan Sutena adalah orang yang sama dalam video viral 8 menit yang dimaksud.
Terlihat beberapa potongan video Bulan Sutena bersama seorang lelaki di sebuah tempat perbelanjaan, hingga Bulan Sutena yang dinarasikan sedang menangis dalam video viral tersebut.
Video tersebut membuat warganet penasaran dan ramai-ramai mencari tahu kebenarannya.
Namun rupanya tidak sedikit yang terkecoh. Sebab,netizen TikTok lain justru membuat konten konten tentang Bulan Sutena yang viral untuk menebar link jebakan.
Mereka menulis komentar yang membenarkan bahwa Bulan Sutena adalah pemeran dalam video viral yang dimaksud, yang kemudian menaruh link di kolom komentar.
Beberapa link yang ditebar tidak mengarah ke laman yang memuat video tersebut.
Melainkan mengarah ke situs lain seperti marketplace bahkan situs terlarang lainnya.
"anjay komen nya kebanyakan promo link astaga, hati² aja brother," tulis sifgrid66.
Bulan Sutena sebelumnya memberikan klarifikasi melalui akun TikTok-nya. Ia menegaskan bahwa video tersebut bukan dirinya dan merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).
"Halo, how are you? Kabar aku, bingung. Kenapa? Karena di komen kenapa sih masih pada percaya kalau video yang viral itu adalah aku? Coba deh perhatikan baik-baik. Itu lho AI," ujar Bulan Sutena.
Selebgram asal Bali itu juga mengajak warganet untuk menggunakan teknologi dengan bijak dan tidak menyalahgunakannya untuk menyakiti orang lain. "Yuk, kita gunakan teknologi untuk hal yang positif," tambahnya.
Bulan Sutena merupakan konten kreator yang dikenal dengan suara merdu dan kemampuan bermain gitar secara otodidak.
Ia telah menarik perhatian publik dengan bakatnya yang luar biasa dalam musik dan kreativitasnya sebagai platform media sosial.(*)
Sumber: jawapos
Foto: Bulan Sutena. (Foto: Instagram/Bulan Sutena)
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tiba di Abu Dhabi, Akan Temui Presiden UEA untuk Perkuat Kemitraan Strategis
FIFA Yakin Piala Dunia 2026 Aman Meski Gelombang Kekerasan Guncang Meksiko
Kemendagri Dorong Analis Kebijakan Papua Jadi Think Tank Berbasis Data
Imsak di Banjarmasin Pukul 05.04 WITA, Subuh 05.14 WITA