Penggunaan dana jemaah umrah oleh pemilik Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan atau ASF, akhirnya terungkap setelah penyelidikan kepolisian berjalan. Uang yang seharusnya digunakan untuk memberangkatkan ibadah ke Tanah Suci itu ternyata dialihkan untuk keperluan lain, sehingga puluhan jemaah gagal berangkat.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan terhadap tersangka menunjukkan adanya penyimpangan dalam pengelolaan dana jemaah. Sebagian uang tersebut tidak digunakan untuk kepentingan perjalanan umrah.
“Hasil dari pengambilan keterangan terhadap terduga tersangka, saat ini uang yang digunakan sebagian digunakan untuk kepentingan di luar dari kepentingan perjalanan umrah para jamaah,” kata Iman dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2026).
Sementara itu, penyidik menemukan bahwa dana jemaah juga dipakai untuk membayar sejumlah tokoh daring atau influencer. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari strategi promosi paket umrah yang ditawarkan oleh biro perjalanan tersebut.
“Kemudian sebagian juga digunakan untuk membayar influencer sebagai tadi sebagaimana tadi dipertanyakan ini untuk kepentingan marketing,” ujarnya.
Artikel Terkait
Hizbullah Klaim Serang Tank Israel di Lebanon Selatan Beberapa Jam Setelah Gencatan Senjata Trump Diumumkan
PN Jaksel Kabulkan Praperadilan Aktivis KontraS Korban Air Keras, Perintahkan Polda Metro Jaya Lanjutkan Penanganan Kasus
Polisi Panggil Selebgram yang Promosikan Paket Umrah Hanania Travel
Panduan Lengkap Memilih Toyota Alphard Bekas: Perbandingan Empat Generasi dari Harga hingga Spesifikasi Mesin