Sejumlah petugas kepolisian berjaga dan memperketat pengamanan di sekitar gedung apartemen yang menjadi lokasi ledakan di Monako, dekat perbatasan Prancis, Senin (29/6/2026). Ledakan yang diduga bom itu melukai tiga orang, termasuk warga Ukraina, Vadim Ermolaev.
Pemerintah Monako menyebut insiden tersebut sangat mungkin merupakan serangan yang disengaja. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, seorang tersangka diduga meletakkan sebuah tas atau paket di lobi gedung sebelum meninggalkan lokasi.
Dua korban dewasa dilaporkan dalam kondisi kritis, sementara seorang remaja berusia 13 tahun mengalami luka ringan. Aparat masih menyelidiki motif serta pelaku di balik ledakan tersebut.
Artikel Terkait
Serangan Iran Guncang Strategi Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Nadiem Makarim Jalani Sidang Vonis Korupsi Pengadaan Chromebook Hari Ini
Cuaca Makassar Cerah Berawan Sepanjang Hari, Warga Diimbau Waspada Angin Kencang
Tiga Karyawan Percetakan di Senen Disekap 21 Hari, Diborgol dan Dirantai