Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan hari ini, Selasa (29/6/2026), dengan pelemahan. Pada pembukaan, indeks turun 0,33 persen ke level 5.801, dan dalam beberapa menit pertama semakin tertekan 0,64 persen ke posisi 5.783.
Dari 959 saham yang diperdagangkan, sebanyak 180 saham tercatat menguat, 225 melemah, dan 554 lainnya stagnan. Nilai transaksi awal mencapai Rp633 miliar dengan volume 451 juta saham.
Pelemahan juga terjadi pada sejumlah indeks acuan lainnya. Indeks LQ45 turun 1,16 persen ke 566, indeks JII melemah 0,66 persen ke 336, indeks MNC36 turun 1,21 persen ke 249, dan IDX30 turun 1,09 persen ke 321.
Mayoritas sektor berada di zona merah, meliputi energi, keuangan, bahan baku, teknologi, kesehatan, konsumer non siklikal, konsumer siklikal, infrastruktur, transportasi, dan industri. Satu-satunya sektor yang mampu bertahan di zona hijau adalah properti.
Di tengah tekanan, beberapa saham justru mencatatkan kenaikan tertinggi. Tiga saham yang memimpin top gainers adalah PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO), PT Arkayana Lestari Group Tbk (AYLS), dan PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI).
Sementara itu, saham-saham yang menjadi top losers antara lain PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR), PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), dan PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO).
Artikel Terkait
Konsistensi Kebijakan dan Stabilitas Makro Jadi Kunci Pemulihan IHSG
IHSG Anjlok 3 Persen di Awal Perdagangan, Kapitalisasi Pasar Tergerus
MNC Asia Holding Catat Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, RUPS Setujui Private Placement
Jakarta Perkuat Ketahanan Pesisir dengan Konservasi Mangrove di Muara Angke