Norwegia Wajib Menang Lawan Pantai Gading, Solbakken Bela Keputusan Kontroversial

- Selasa, 30 Juni 2026 | 10:00 WIB
Norwegia Wajib Menang Lawan Pantai Gading, Solbakken Bela Keputusan Kontroversial

Norwegia berada dalam tekanan besar saat menghadapi Pantai Gading di babak 32 besar Piala Dunia, dini hari nanti. Pelatih Stale Solbakken harus membuktikan bahwa keputusannya menyimpan sejumlah pilar utama di laga terakhir fase grup adalah langkah yang tepat.

Keputusan Solbakken memainkan pemain cadangan saat melawan Prancis membuat geram penggemar. Tanpa Erling Haaland, Martin Odegaard, dan Antonio Nusa, Norwegia dibantai 1-4. Kekalahan itu membuat mereka lolos sebagai runner-up Grup I di belakang Prancis.

Solbakken membela keputusannya dengan alasan taktik jangka panjang. "Kami di sini untuk melaju sejauh mungkin dan saya harus mengambil keputusan yang menurut saya akan membawa kami melaju paling jauh," tegasnya seperti dikutip De Telegraaf. Ia berharap bisa menebus kekecewaan penggemar dengan kemenangan melawan Pantai Gading. "Kami berharap dapat memberikan mereka beberapa malam musim panas yang menyenangkan dalam beberapa minggu ke depan," ujarnya di ESPN.

Alasan utama Solbakken mengistirahatkan pilarnya adalah menjaga kebugaran. Beberapa pemain sudah tampak kelelahan di laga kedua, dan ia perlu mengambil keputusan. Apalagi, Pantai Gading dikenal memiliki fisik yang kuat. Dengan rotasi itu, Solbakken yakin timnya bisa mengimbangi fisik lawan di AT&T Stadium, Arlington. "Kami telah meniadakan satu hari istirahat ekstra mereka sehingga sekarang kami seharusnya berada pada posisi yang setara dalam hal fisik, yang saya anggap sebagai salah satu kekuatan terbesar mereka," ujarnya di FIFA.com.

Selain fisik, Solbakken memuji kombinasi lini tengah Pantai Gading, serta dua pemain sayap, striker, dan duet bek tengah Les Éléphants. "Tim mereka sangat bagus, tetapi kami juga tim yang bagus ketika bermain dengan kemampuan terbaik kami. Jadi, mari kita lihat," tegas Solbakken yang berusaha menyamai prestasi Norwegia di Piala Dunia 1938 dan 1998 dengan lolos ke babak 16 besar.

Di kubu Pantai Gading, yang lolos sebagai runner-up Grup E di belakang Jerman, semangat membara untuk membuat sejarah baru. Ini pertama kalinya mereka melangkah ke babak sistem gugur. "Kami senang dan bangga, tetapi kami melihat lebih jauh ke depan. Kami akan beristirahat dengan baik untuk pertandingan berikutnya," kata Pelatih Pantai Gading, Emerse Fae di FIFA.com.

Fae menegaskan, timnya memiliki kemampuan mencetak gol yang merata. "Kami dapat menggunakannya untuk mengejutkan lawan dan menjadi ancaman dari seluruh lapangan," ujarnya. Nicolas Pepe, yang mencetak dua gol dalam kemenangan 2-0 atas Curacao, menggemakan optimisme. "Kami akan mencoba untuk melangkah sejauh mungkin, kami memiliki pemain dan kualitas untuk melakukannya," kata pemain Villarreal tersebut.

Pantai Gading kemungkinan masih tanpa bek tengah kanan Wilfried Singo yang absen karena cedera hamstring. Namun, Ousmane Diomande dan Odilon Kossounou diperkirakan siap bermain di jantung pertahanan, diapit Guela Doue dan Ghislain Konan. Pilar utama seperti Franck Kessie, Amad Diallo, dan Yan Diomande juga siap tempur.

Di sisi Norwegia, bek kanan Julian Ryserson diragukan tampil setelah absen latihan karena cedera paha. Jika tidak tersedia, gelandang Benfica, Fredrik Aursnes mungkin akan digeser menggantikannya. Dengan demikian, Patrick Berg akan bergabung dengan Sander Berge dan Martin Odegaard di tengah lapangan untuk mendukung Erling Haaland, Nusa, dan Alexander Sorloth.

Haaland saat ini menjadi top skor Norwegia dengan koleksi empat gol. Setelah diistirahatkan, bomber Manchester City itu diharapkan kembali menunjukkan ketajaman dan membawa negaranya lolos ke babak 16 besar.

Prakiraan Pemain

Pantai Gading (4-1-4-1): Fofana; Doue, Kossounou, O Diomande, Konan; Sangare; Diallo, Kessie, Oulai, Y Diomande; Pepe

Norwegia (4-3-3): Nyland; Aursnes, Ajer, Heggem, Moller Wolfe; Odegaard, Berg, Berge; Sorloth, Haaland, Nusa

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags