Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno hampir menangis saat menyaksikan antusiasme dan keteraturan warga dalam rangkaian perayaan HUT ke-499 Jakarta. Ia mengaku terharu melihat kedisiplinan puluhan ribu orang yang mengikuti berbagai kegiatan, terutama pada puncak acara Sabtu lalu yang dihadiri lebih dari 30 ribu pengunjung.
“Alhamdulillah yang sangat berhasil adalah masyarakat Jakarta sudah bisa merapikan diri. Saya surprise, jujur, agak menangis,” ujar Rano usai menghadiri acara Jakarta Penuh Warna di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (28/6).
Menurut Rano, mengelola kerumunan dalam jumlah besar bukan perkara mudah. Namun, kesadaran kolektif warga untuk menjaga ketertiban justru menjadi capaian terbesar dari rangkaian perayaan menuju 5 abad Jakarta itu. “Tidak mudah manage segitu banyak orang, tapi artinya kesadaran masyarakat itu timbul. Nah, itulah kebahagiaan,” tuturnya.
Rano mencontohkan, antrean di stasiun MRT saja sudah menunjukkan peningkatan disiplin. Ia menilai hal ini sebagai latihan berharga menjelang perayaan 500 tahun Jakarta.
Meski demikian, Rano mengingatkan masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama, yaitu membangun kesadaran memilah sampah dari rumah. “Yang paling berat yaitu kita melakukan kesadaran atau sosialisasi tentang memilah sampah dari rumah. Tapi ini harus kita lakukan,” katanya.
Mulai Agustus mendatang, TPST Bantargebang tidak lagi diizinkan menerapkan sistem open dumping atau pembuangan sampah secara terbuka. Karena itu, sampah yang dikirim ke sana harus semakin minim dan hanya berupa residu. “Agustus ini Bantargebang sudah tidak boleh lagi open dumping. Semua yang kita kirim sudah residunya saja,” pungkas Rano.
Jakarta Penuh Warna merupakan salah satu rangkaian puncak HUT ke-499 Jakarta yang digelar di Bundaran HI. Berbagai atraksi ditampilkan, mulai dari Parade Kesenian dan Budaya Nusantara, Lenong Betawi, hingga balon karakter Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno yang menarik perhatian warga.
Artikel Terkait
Harga Bahan Pokok di Gunungkidul Anjlok saat Program MBG Libur, Pedagang Rasakan Dampaknya
Kakek di Banyumas Ditemukan Tewas dengan Luka Kepala, Polisi Duga Korban Kekerasan
Mobil Pengacara Dirusak saat Dampingi Sidang Cerai di Grobogan, Diduga Disiram Cairan Kimia
Gol Kontroversial Iran Dianulir VAR, Kritik Mengalir dari Ibrahimovic hingga Henry