AS Serang dan Hancurkan Kapal Pembawa Narkoba di Pasifik, 2 Tewas
Tentara Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap kapal yang diduga membawa narkoba di perairan internasional wilayah timur Samudra Pasifik. Insiden yang terjadi pada Selasa (4/11) ini menewaskan dua orang dalam operasi militer tersebut.
Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, mengonfirmasi serangan ini melalui akun media sosialnya. Dalam pernyataannya, Hegseth menegaskan bahwa kapal tersebut terlibat dalam aktivitas penyelundupan narkoba dan melintasi rute perdagangan ilegal.
"Intelijen AS memastikan kapal tersebut terlibat dalam penyelundupan narkoba dan melewati rute perdagangan ilegal. Serangan terjadi di perairan internasional di wilayah timur Samudra Pasifik," jelas Hegseth melalui unggahan di platform X.
Menurut pejabat tinggi Pentagon itu, kapal yang diserang membawa narkoba yang rencananya akan diedarkan di wilayah Amerika Serikat. Hegseth menambahkan komitmen pemerintah AS dalam memerangi peredaran narkoba ilegal.
"Kami akan menemukan dan menghancurkan setiap kapal yang berniat menyelundupkan narkoba ke AS untuk meracuni warga kami. Melindungi tanah air adalah tujuan utama kami," tegas Menteri Pertahanan AS tersebut.
Data terbaru menunjukkan bahwa serangan udara yang dilancarkan tentara AS telah berhasil menghancurkan setidaknya 17 kapal yang terlibat dalam penyelundupan narkoba ilegal.
Artikel Terkait
Ramadan 2026 Diperkirakan Dimulai 19 Februari, Muhammadiyah Tetapkan 18 Februari
Al-Azhar Beri Penghargaan kepada Pemerintah Indonesia atas Dukungan SDM
NTB Ditunjuk Jadi Sentra Jagung dan Bawang Putih Nasional
PSM Akhiri Paceklik dengan Kemenangan Penting atas PSBS Biak