Kemhan Sebut Latihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tak Ada Fisik Berat

- Minggu, 28 Juni 2026 | 08:25 WIB
Kemhan Sebut Latihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tak Ada Fisik Berat

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan Mayjen Ketut Gede Wetan menegaskan bahwa materi yang diberikan kepada calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Koperasi Kampung Nelayan tidak mencakup latihan fisik berat. Pernyataan itu disampaikan di tengah sorotan publik setelah lima peserta latsarmil SPPI meninggal dunia.

Ia menjelaskan bahwa proses pendidikan dilakukan secara bertahap. Tahap pertama berfokus pada penanaman disiplin dan national building melalui bela negara. Kegiatan fisik yang diberikan pada fase awal meliputi senam, jalan kaki, Peraturan Baris Berbaris (PBB), serta Peraturan Penghormatan Militer (PPM).

"Jadi belum ada kegiatan yang memang menentukan kegiatan fisik berat. Proses ini dilaksanakan secara bertahap dan bertingkat dan berlanjut," ujar dia, Sabtu, 27 Juni 2026.

Setelah fase pembentukan disiplin dan wawasan kebangsaan, peserta akan mengikuti materi manajerial yang berjalan paralel. Untuk calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, materi manajerial diberikan oleh Kementerian Koperasi. Sementara bagi peserta program Kampung Nelayan Merah Putih, materi tersebut dibimbing oleh Kementerian Kelautan.

"Sehingga ini merupakan proses yang memang berlanjut secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut itu," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, jumlah peserta latsarmil SPPI yang meninggal bertambah satu orang. Dengan demikian, total ada lima peserta yang meninggal dunia: Yonanda Muhammad Taufiq, Anisa Muyassaroh, Novia Rahmadhani Sihotang, Muhammad Rifki Renaldi Gunawan, dan Nola Dya Sari.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags