ASN Bangkalan Ditemukan Tewas di Mobil Dinas di Bandara Juanda, Polisi Buru Pria Misterius

- Sabtu, 27 Juni 2026 | 05:36 WIB
ASN Bangkalan Ditemukan Tewas di Mobil Dinas di Bandara Juanda, Polisi Buru Pria Misterius

Seorang aparatur sipil negara (ASN) dari Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas di dalam mobil dinas berpelat merah yang terparkir di Terminal 1 Bandara Juanda, Sidoarjo. Korban, Ruly Yunis Setiawati (50), yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bangkalan, diduga kuat menjadi korban pembunuhan. Polisi kini tengah memburu sosok pria misterius yang terekam kamera pengawas keluar dari mobil korban sebelum jasadnya ditemukan.

Penemuan jasad Ruly berawal dari kecurigaan seorang pengemudi ojek online yang melihat cairan menetes dari dalam mobil. Saat diperiksa, korban sudah tidak bernyawa di kursi depan penumpang. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (24/6), namun jejak perjalanan korban sebelum kematiannya mulai terungkap setelah keluarga angkat bicara.

Kuasa hukum keluarga, Risang Bisma Wijaya, mengungkapkan bahwa Ruly sempat berada di Malang sebelum akhirnya hilang kontak. Pada Kamis (18/6) malam, korban mengirimkan titik lokasi GPS kepada keluarganya dari sebuah toko buah di wilayah Pujon, Kabupaten Malang. Komunikasi terakhir dengan suaminya terjadi pada Sabtu pagi pukul 07.00 melalui panggilan video.

"Setelah siang hari itu los kontak hingga jasadnya ditemukan di Juanda," kata Risang, Jumat (26/6). Ia menambahkan bahwa Ruly tidak pamit pergi ke mana pun karena hari itu masih merupakan hari kerja, sehingga keluarganya mengira ia berangkat ke kantor seperti biasa.

Dari rekaman CCTV yang diperoleh, terlihat seorang pria tak dikenal mengendarai mobil dinas korban saat memasuki area parkir bandara. Pria tersebut mengenakan masker abu-abu, kacamata berbingkai hitam, serta kaus biru bermotif garis merah dan putih. Ia duduk di kursi pengemudi dengan tangan kiri memegang setir, sementara tangan kanannya menjulur keluar melalui jendela yang terbuka.

"Dari rekaman CCTV saat kendaraan masuk ke area parkir dan mengambil tiket, terlihat sosok laki-laki dalam mobil tersebut," ujar Risang. Setelah memarkirkan mobil, pria itu meninggalkan lokasi menggunakan taksi online.

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, AKP Siko Sesaria Putra Suma, membenarkan bahwa pihaknya masih mendalami identitas pria tersebut. "Kita masih selidiki, mohon waktu," katanya singkat.

Keluarga korban menduga kuat Ruly meninggal bukan karena sebab wajar. Risang menyampaikan keyakinannya bahwa pembunuhan tidak terjadi di area Bandara Juanda. "Dugaan saya ini dibawa masuk bandara dalam keadaan sudah meninggal dunia," ujarnya. Ia mendesak agar seluruh rekaman CCTV di bandara segera dibuka untuk mengungkap siapa saja yang bersama korban sebelum kematiannya.

Kecurigaan keluarga semakin kuat setelah diketahui sejumlah barang berharga milik Ruly hilang. Risang merinci bahwa perhiasan yang tidak ditemukan meliputi gelang emas di kanan dan kiri, kalung, serta cincin di tangan kanan. Yang tersisa hanya cincin di tangan kiri dan anting di telinga kanan.

Polisi masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban serta mengidentifikasi pria misterius yang terekam CCTV. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai dugaan waktu dan lokasi pasti peristiwa pembunuhan yang diduga oleh keluarga.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags