Prabowo Pantau Langsung Kasus Tiga Peserta Program Kopdes Merah Putih Meninggal saat Latihan Militer

- Jumat, 26 Juni 2026 | 14:18 WIB
Prabowo Pantau Langsung Kasus Tiga Peserta Program Kopdes Merah Putih Meninggal saat Latihan Militer

Presiden Prabowo Subianto secara langsung memantau perkembangan kasus meninggalnya tiga peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang sedang menjalani latihan dasar militer (Latsarmil). Ketiga peserta tersebut tengah dipersiapkan menjadi calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6). "Presiden monitor semua dong," ujarnya singkat.

Pemerintah, kata Prasetyo, akan mengevaluasi penyelenggaraan pelatihan tersebut jika ditemukan prosedur yang perlu diperbaiki. "Kalau evaluasi jelas dong. Kan semua proses kan kita lakukan kalau ada misalnya salah prosedur, oh itu kita perbaiki. Dan kalau salah prosedur itu ada yang mengarah kepada hal-hal kelalaian, ya itu juga bagian dari evaluasi," jelas dia.

Meski demikian, Prasetyo mengatakan pemerintah belum menemukan indikasi kelalaian dalam tiga kasus kematian tersebut. Sebab, peristiwa itu terjadi pada hari-hari awal pelaksanaan latihan. "Saya rasa belum ya, karena kan itu kalau kami dengar laporan itu baru di hari pertama, hari kedua ya. Kita tentunya pertama kita menyampaikan keprihatinan dan duka cita yang mendalam ya. Tapi, mari kita terus untuk memperbaiki," tuturnya.

Mengenai kemungkinan penghentian sementara latihan dasar militer, Prasetyo belum dapat memastikan. Keputusan itu, menurutnya, akan bergantung pada hasil evaluasi yang tengah berjalan. "Kita lihat hasilnya ya," pungkas Prasetyo.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.