CFD Rasuna Said Ditiadakan Saat Puncak HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum Rp 1

- Jumat, 26 Juni 2026 | 11:48 WIB
CFD Rasuna Said Ditiadakan Saat Puncak HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum Rp 1

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk meniadakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Minggu, 28 Juni. Peniadaan ini bertepatan dengan puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta yang akan dipusatkan di sepanjang Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan, pada tanggal tersebut juga bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara. Rangkaian acara yang terpusat di satu titik membuat pemerintah perlu melakukan pengaturan lalu lintas secara menyeluruh. “Karena semua kegiatan di pusat akan di Sudirman-Thamrin, maka pada tanggal 28 Car Free Day di Kuningan atau Rasuna Said ditiadakan agar supaya semua terkonsentrasi di Jalan Sudirman-Thamrin dan sekitarnya,” ujar Pramono kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (26/6).

Selain meniadakan CFD, Pemprov DKI juga akan memberlakukan rekayasa lalu lintas pada 27 hingga 28 Juni di sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi acara. Pada 27 Juni, pengaturan arus kendaraan akan dilakukan mulai pukul 14.00 hingga 23.00 WIB. Ruas yang terdampak meliputi kawasan Bundaran HI hingga Dukuh Atas, Jalan MH Thamrin, Jalan M Mansyur, Jalan Sultan Syahrir, Jalan Imam Bonjol, Jalan Kota Bumi, Jalan Teluk Betung, dan Jalan Sumenep. Menurut Pramono, sejak sore hari akan digelar berbagai kegiatan di kawasan Bundaran HI dan sekitarnya, sehingga penutupan dan pengaturan arus kendaraan mutlak diperlukan.

Di tengah kemacetan yang diprediksi terjadi, Pramono mengajak masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum selama perayaan berlangsung. Pada 27 dan 28 Juni, seluruh layanan transportasi umum milik Pemprov DKI Jakarta seperti LRT Jakarta, MRT Jakarta, dan Transjakarta akan dikenakan tarif khusus sebesar Rp 1. “Kami putuskan untuk menggratiskan semua transportasi selama mempunyai KTP Indonesia, bukan hanya Jakarta,” kata Pramono. Kebijakan ini diambil karena antusiasme masyarakat yang tinggi untuk menghadiri puncak perayaan, termasuk warga dari Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, hingga daerah lain di luar Jabodetabek.

Tak hanya transportasi umum, sejumlah fasilitas rekreasi dan olahraga milik Pemprov DKI Jakarta juga akan dibuka secara gratis. “Untuk fasilitas yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta, apakah itu di Ragunan, di Ancol, museum-museum, dan sebagainya, di GOR-GOR yang ada, seperti yang sudah kami sampaikan, itu kita gratiskan,” ujar Pramono.

Di sisi lain, Pramono memastikan tidak ada aturan baru terkait sistem ganjil-genap, termasuk isu penerapan ganjil-genap di akses masuk dan keluar jalan tol yang sempat ramai diperbincangkan. “Sesuai dengan Pergub Nomor 88 Tahun 2019, sebenarnya tidak ada peraturan baru mengenai ganjil genap. Dan sekarang ini di publik, di media, seakan-akan ada aturan baru, padahal tidak ada aturan baru,” ujarnya. Ia menjelaskan, 28 akses tol yang masuk dalam kawasan ganjil-genap memang sejak lama menjadi bagian dari aturan tersebut. “Kalau dia merupakan bagian dari area yang ganjil genap (gerbang tol), maka sebenarnya yang diberlakukan itu bukan sesuatu yang baru. Jadi tidak ada aturan baru yang berkaitan dengan ganjil genap,” ucapnya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.