Iran Ajukan Prasyarat Keras Jelang Pembicaraan dengan AS di Islamabad

- Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB
Iran Ajukan Prasyarat Keras Jelang Pembicaraan dengan AS di Islamabad

“Kalau mereka datang dengan itikad baik, kami sambut. Tapi kalau cuma mau main-main, kami tidak akan terima,” tegasnya.

Tekanan juga datang dari atas. Presiden Donald Trump, lewat pernyataan terpisah, menilai Iran sebenarnya dalam posisi lemah. Menurutnya, pengaruh Tehran hanya bertumpu pada ancaman sementara di Selat Hormuz.

Peran Penting Sang Tuan Rumah

Di tengah ketegangan kedua pihak, Pakistan berusaha jadi penyeimbang. Perdana Menteri Shehbaz Sharif menegaskan komitmennya sebagai mediator. Ia menyebut momen ini sebagai peluang berharga untuk mencari solusi damai atas konflik yang memanas dalam beberapa pekan terakhir.

“Kami akan pastikan semua berjalan lancar,” katanya.

Tak cuma kata-kata. Pemerintah Pakistan juga mengerahkan pengamanan ketat di seluruh Islamabad. Setiap sudut diawasi, demi satu tujuan: menciptakan ruang yang aman agar diplomasi punya kesempatan untuk bekerja.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar