Namun begitu, antrian untuk Pertalite dan solar tetap saja panjang. Rupanya, kabar burung soal bakal langkanya BBM sudah beredar kencang di masyarakat. Kekhawatiran itulah yang mendorong orang beramai-ramai ke SPBU, meski sebenarnya tak perlu.
Di sisi lain, petugas tak hanya mengecek tangki. Mereka juga berbincang dengan pengelola SPBU. Ada imbauan penting yang disampaikan: agar tak terjadi penyalahgunaan BBM bersubsidi. Selain itu, manajemen SPBU diminta mengatur lalu lintas di area mereka. Tujuannya jelas, biar tak menimbulkan kemacetan yang justru memperkeruh situasi.
Polres Bone pun akhirnya mengeluarkan imbauan resmi. Masyarakat diminta tetap tenang dan menghindari pembelian berlebihan atau panik buying. Stok aman, distribusi lancar. Jadi, tak ada alasan untuk menimbun.
Pelajaran dari kejadian ini sederhana: seringkali, kepanikan justru bermula dari informasi yang tak tepat. Padahal, kalau mau cek fakta ke pihak berwenang, semuanya masih berjalan sebagaimana mestinya.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Mendagri Tito Karnavian: Pengumuman Resmi WFH ASN Dijadwalkan Besok
Kejagung Bantah Intimidasi Terdakwa, Sebut Pemberian Kue Bagian dari Program Jaksa Humanis
Komnas HAM Periksa Polda Metro Terkait Penyerangan Aktivis KontraS