Anggota DPR Tolak Wacana Sekolah Daring Mulai 2026, Ingatkan Trauma Learning Loss

- Senin, 23 Maret 2026 | 21:00 WIB
Anggota DPR Tolak Wacana Sekolah Daring Mulai 2026, Ingatkan Trauma Learning Loss

Wacana pemerintah untuk kembali memberlakukan sekolah daring mulai April 2026 mendapat penolakan. Salah satunya datang dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati. Ia menilai rencana yang dikaitkan dengan upaya penghematan energi ini perlu dipikirkan ulang matang-matangan.

Baginya, dunia pendidikan jangan sampai jadi tumbal efisiensi.

Trauma Masa Pandemi Belum Usai

Esti mengingatkan, pengalaman pahit pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama COVID-19 masih terasa jelas. Menurutnya, sistem itu terbukti belum optimal dan justru menimbulkan segudang masalah.

“Pembelajaran secara daring pernah kita laksanakan ketika terjadi wabah COVID-19. Dan kita semua tahu sistem tersebut meninggalkan problem yang tidak sederhana bagi dunia pendidikan kita,” ujarnya.

Dari kesulitan anak menangkap materi, tingkat kedisiplinan yang anjlok, sampai soal akses teknologi yang timpang semua itu mewarnai hari-hari PJJ dulu. Namun begitu, dampak terberatnya mungkin adalah learning loss, yaitu penurunan kemampuan belajar yang bikin siswa kehilangan gairah dan malah menjauh dari sekolah.

Fakta ini, kata Esti, juga terkonfirmasi dari berbagai pemantauan perkembangan anak pascapandemi. Kemampuan kognitif banyak pelajar memang terdampak.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar