Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan diguncang sebuah insiden tragis akhir pekan lalu. Dua pria paruh baya, yang ternyata masih kerabat, terlibat dalam aksi kekerasan berdarah yang dipicu oleh minuman keras. Korban, MR (51), harus dilarikan dengan luka-luka serius, sementara pelaku, AA (56), kini mendekam di tahanan.
Semuanya berawal di Kampung Siloro, Desa Mangilu, Bungoro, Sabtu sore sekitar pukul setengah tujuh. Suasana awalnya tampak biasa saja. Keduanya duduk-duduk di kolong rumah sambil menenggak ballo, minuman tradisional khas Sulawesi Selatan. Tapi, seperti yang sering terjadi, alkohol bisa mengubah segalanya dalam sekejap.
Percakapan santai itu perlahan memanas. Menurut penyelidikan polisi, AA akhirnya tersulut emosi. Pemicunya? Ia merasa dihina setelah MR menyebutnya sebagai "tukang adu domba".
Kanit Resmob Satreskrim Polres Pangkep, Andi Dipo Alam, membeberkan kronologinya.
"Karena tidak terima dan merasa sakit hati, pelaku langsung pulang ke rumahnya mengambil sebilah parang," jelas Dipo kepada awak media, Minggu (22/3/2026).
Artikel Terkait
Hiu Penjemur Raksasa Muncul di Perairan Dekat Pelabuhan Makassar
Polisi Hentikan Avanza Modifikasi Angkut 12 Penumpang Plus Motor di Atap Saat Mudik
Tiga Mayjen Ditunjuk Pimpin Kodam dalam Mutasi TNI Maret 2026
Athletic Club Kalahkan Real Betis 2-1, Kokoh di Papan Atas La Liga