Kakak Ipar Ancam Pakai Parang, Korban Tewas Jatuh Saat Kabur di Makassar

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:50 WIB
Kakak Ipar Ancam Pakai Parang, Korban Tewas Jatuh Saat Kabur di Makassar

Suasana di Kelurahan Manuruki, Tamalate, Makassar, masih terasa mencekam. Warga dihantui duka setelah seorang pria, Sultan Said (55), meninggal dunia dalam insiden yang melibatkan ancaman senjata tajam. Yang membuatnya lebih menyedihkan, pelaku yang mengacungkan parang itu adalah kakak iparnya sendiri, Hasjaya (51).

Menurut keterangan yang beredar, semuanya berawal dari cekcok di antara mereka berdua. Emosi memanas, hingga Hasjaya dikabarkan mengejar Sultan sambil membawa parang. Dalam kepanikan, korban pun berlari sekuat tenaga untuk menghindari ancaman itu.

Namun, nasib berkata lain.

“Pelaku sempat mengejar korban sambil mengancam menggunakan parang. Korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari, namun terjatuh dan pingsan,”

kata Nurbaya, istri almarhum, dengan suara bergetar.

Sultan Said langsung dilarikan ke RS Haji Makassar, tapi sayangnya nyawanya tak tertolong. Polisi yang menyelidiki kasus ini menduga kuat ada faktor lain yang memperparah keadaannya. Selain trauma akibat dikejar, Sultan disebut-sebut memiliki riwayat penyakit jantung. Kondisi fisiknya mungkin tak sanggup menahan beban saat berlari ketakutan, yang berakhir dengan jatuh pingsan dan kematian.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar