H menegaskan, makanan untuk anak-anak sekolah, termasuk di SDN 14 Minasatene, semestinya sudah melalui pengecekan ketat sebelum sampai ke tangan siswa. Ia khawatir kalau-kalau makanan yang belum matang itu bisa memicu masalah kesehatan. Standar pengawasan dalam program yang seharusnya mulia ini pun dipertanyakannya.
Di sisi lain, upaya untuk mendapatkan konfirmasi dari pihak berwenang sejauh ini belum membuahkan hasil. Amrin, selaku Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Pangkep, belum memberikan tanggapan atas keluhan yang disebut-sebut sudah berulang kali muncul terkait kualitas menu dari SPPG setempat.
Kejadian ini tentu mengusik. Program yang bertujuan baik justru berpotensi membawa efek sebaliknya, hanya karena pengawasan yang mungkin terlewat.
Artikel Terkait
Trans-Sulawesi Diprediksi Dilintasi 5,36 Juta Pemudik pada Lebaran 2026
Harga Emas Perhiasan Stabil di Awal Pekan, Berikut Rinciannya
Iran Klaim Serang Empat Pangkasan Udara AS di Timur Tengah dalam Operasi Janji Setia 4
Bandara Sultan Hasanuddin Sambut Pemudik dengan Hampers Kejutan di Conveyor Belt