Kabarnya buruk untuk Timnas Indonesia. Jonathan Miliano, salah satu pemain yang sedang bersinar, harus kembali menelan pil pahit. Kali ini, ia mengalami cedera ACL untuk kedua kalinya hanya dalam kurun dua tahun. Sungguh pukulan yang berat.
Informasi ini datang langsung dari sang pemain. Lewat unggahan di Instagram pribadinya, Jonathan membagikan kabar yang jelas bukan harapannya. Dalam foto yang diunggah, terlihat ia terduduk di lapangan, wajahnya menahan sakit usai pertandingan berakhir.
“What can I say… Not the news I hoped for, second ACL tear in two years. I’ll be back stronger,” tulisnya.
Rasanya kecewa pasti mendalam. Bayangkan, harus menghadapi cedera serius yang sama, proses rehabilitasi yang panjang, dan ketidakpastian. Bagi pemain sepak bola, cedera Anterior Cruciate Ligament atau ACL ini termasuk yang paling ditakuti. Butuh waktu lama untuk pulih total, bisa enam bulan, bahkan lebih dari itu. Perjalanan panjang menanti.
Dampaknya langsung terasa. Dengan kondisi ini, kecil kemungkinan Jonathan bisa turut membela Garuda di ajang FIFA Matchday Series yang akan datang. Ini tentu kerugian besar buat skuat nasional. Perannya di lini tengah, baik dalam mengatur serangan maupun kerja keras bertahan, bakal sangat dirindukan.
Pelatih tim sekarang punya pekerjaan rumah: mencari formula baru, mencari pengganti yang bisa mengisi kekosongan. Tidak mudah, tentu saja. Jonathan bukan pemain biasa.
Dukungan dari Mana-Mana
Di sisi lain, kabar sedih ini justru membanjiri Jonathan dengan dukungan. Media sosial ramai dengan kata-kata penyemangat dari para penggemar. Mereka berharap pemain muda ini bisa melewati masa sulitnya dengan baik dan kembali lebih kuat. Semangatnya untuk bangkit jelas terlihat dari unggahannya tadi.
Memang, ini ujian berat baginya. Cedera ACL kedua dalam waktu begitu singkat bisa menguji mental siapa pun. Tapi Jonathan masih muda. Usianya masih memberi waktu untuk pulih sempurna. Tekadnya, seperti yang diucapkannya, juga kuat. Fokus sekarang adalah pada pemulihan, langkah demi langkah.
Kita hanya bisa menunggu dan berharap yang terbaik. Sepak bola Indonesia kehilangan salah satu asetnya untuk sementara. Tapi cerita Jonathan Miliano, rasanya, belum berakhir di sini.
Artikel Terkait
Menkeu Yakin IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini Meski Sempat Ambruk Jadi yang Terburuk se-Asia
Bayi 5 Bulan Tewas dalam Kecelakaan di Manado, Pengemudi Ditetapkan Tersangka
Andi Taletting Langi Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua IKA Politik Unhas Periode 2026-2030
Dua Pelajar Tewas dalam Kecelakaan Maut di Perempatan Alun-Alun Purwodadi