Dari sana, tim menyita puluhan selongsong amunisi bekas, plus beberapa butir amunisi aktif kaliber 5,56 mm dan 9 mm. Juga ada senjata tradisional seperti busur beserta 31 anak panah, parang, kapak, sangkur, dan pisau.
Kepala Operasi, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa langkah ini adalah wujud komitmen penegakan hukum.
tegasnya.
Di sisi lain, Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol Adarma Sinaga, punya pesan untuk warga. Situasi memang harus tetap dijaga.
imbuhnya.
Dengan ditangkapnya Kobak, Satgas Damai Cartenz menyatakan akan terus bergerak. Tujuannya jelas: menindak tegas pihak-pihak yang terlibat kekerasan agar keamanan di Papua Pegunungan bisa benar-benar kondusif. Jalan masih panjang, tapi langkah ini dianggap penting.
Artikel Terkait
Rekomendasi Wisata Kebun Binatang Keluarga di Makassar Saat Libur Lebaran 2026
Resep Nastar Lembut dan Tips Penyimpanan untuk Sajian Lebaran
BMKG Prakirakan Hujan Sepanjang Hari di Makassar dan Sebagian Besar Sulsel
KPK Tahan Bupati Rejang Lebong Terkait Dugaan Suap Proyek Ijon