Groningen kembali ke lapangan dengan energi yang berbeda. Lebih agresif, lebih berani. Strategi itu terbukti jitu. Pada menit ke-65, striker asal Polandia, Oskar Zawada, menjadi pahlawan. Ia dengan cerdik menyelesaikan umpan matang dari Peersman, mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk Groningen.
Euforia belum usai. Tujuh menit berselang, Zawada kembali membuat stadion bergemuruh. Umpan dari Blokzijl ia sambut dengan sempurna, menyelesaikan aksinya dengan gol kedua malam itu. Brace! Groningen unggul 3-1, dan posisi mereka di papan skor sudah terlihat sangat kokoh.
Ajax Gagal Bangkit
Ajax tentu berusaha membalas. Mereka memasukkan pemain-pemain seperti Kasper Dolberg untuk menambah daya gedor. Tapi serangan mereka terasa datar, mudah dipatahkan oleh pertahanan Groningen yang malam itu bermain sangat kompak. Hingga peluit panjang akhirnya berbunyi, skor 3-1 tak lagi tergoyahkan.
Kemenangan ini jelas sangat berarti bagi Groningen dalam perburuan poin di papan tengah klasemen. Sebaliknya, bagi Ajax, ini adalah kekalahan yang pahit dan pasti akan menimbulkan banyak pertanyaan. Malam itu, kejutan memang datang dari utara Belanda.
Artikel Terkait
Chelsea Tumbangkan Wrexham 4-2 dalam Laga Sengit Perempat Final Piala FA
Imbang 3-3, PSM Makassar Tersendat di Posisi 13 Liga 1
Malut United dan PSM Makassar Bermain Imbang 3-3 dalam Drama Penuh VAR
Nadiem Tegaskan Tak Beri Arahan Wajibkan Chromebook dalam Sidang Korupsi