Namun begitu, JK bukan cuma bicara soal memilih pihak. Ia juga menekankan pentingnya jalur damai. Konflik internasional, bagaimanapun, harus diselesaikan lewat mekanisme yang ada. Forum-forum perdamaian dunia harus dimanfaatkan secara maksimal. Kalau tidak, buat apa kita ikut di dalamnya?
Artinya Indonesia harus menyuarakan sikap secara tegas.
Pesan terakhirnya jelas. Bukan cuma tentang berpihak, tapi tentang keberanian bersuara. Di panggung global yang penuh dengan kepentingan yang saling bentrok, Indonesia diharapkannya tidak hanya menjadi penonton. Ia harus punya posisi. Harus berani bersikap. Kalau tidak, kita hanya akan terdiam, sementara dunia di sekitar kita bergolak.
Jakarta, 6 Maret 2026
Artikel Terkait
Menkum HAM Ingatkan Aparat Hati-hati Tangkap dan Tahan Usai Pembebasan Aktivis
Anggota DPR Apresiasi Transparansi Pemerintah Soal Stok BBM untuk Tiga Pekan
Harga Emas Antam Naik Rp35.000, Sentuh Rp3,059 Juta per Gram
Polda Maluku Musnahkan Ribuan Liter Sopi Hasil Operasi Gabungan