Jakarta - Aksi ugal-ugalan di jalan tol bukanlah hal baru. Tapi yang satu ini cukup bikin geleng-geleng kepala. Polisi akhirnya berhasil menemui para pengemudi mobil yang nekat melakukan atraksi zig-zag di ruas Tol Becakayu, Jakarta Timur. Alasan mereka? Cuma satu: iseng.
Kasatlantas PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala, membenarkan hal itu. Pertemuan dengan para pelaku telah dilakukan.
“Dari keterangan mereka, perbuatan tersebut dilakukan hanya karena iseng. Sebagian dari mereka juga bekerja dalam jual beli mobil bekas,”
Begitu penjelasan Reiki, Sabtu (7/3) lalu.
Tak berhenti di situ, polisi juga mengungkap profil keenam orang yang terlibat. Mereka berinisial N, I, H, H, K, dan A, dengan usia rata-rata sekitar 25 tahun. Meski terlibat aksi berbahaya, ternyata mereka semua sudah punya SIM.
Lantas, apa hukumannya? Untuk kali ini, pihak kepolisian memilih jalur yang lebih edukatif. Keenamnya hanya mendapat teguran lisan.
“Sudah kami lakukan teguran lisan sekaligus yang bersangkutan sudah membuat statement permintaan maaf, karena mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan terima kasih,”
ujar Reiki.
Pendekatan ini, menurutnya, sengaja diambil. Daripada langsung menjatuhkan sanksi berat, polisi ingin memberi pengarahan lebih dulu.
“Kita lebih mengedepankan upaya preventif dan memberikan pengarahan yang bersifat edukatif,”
tandasnya menambahkan.
Jadi, aksi iseng yang membahayakan pengguna jalan lain itu berakhir dengan peringatan dan permintaan maaf. Sebuah pelajaran mahal, semoga tak terulang lagi.
Artikel Terkait
Ketua DPRD Magetan Tersangka Korupsi Dana Pokir Rp242 Miliar, Menangis saat Ditahan
Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jurang Jembatan Kembar Cangar, Kejadian Kedua dalam Sebulan
Menhan Sjafrie Bahas Strategi Pertahanan dengan Purnawirawan TNI di Kemhan
Pemuda Asal Lumajang Ditemukan Tewas di Jurang Jembatan Cangar, Kedua Kalinya dalam Sebulan