Bali United Kalahkan Arema 4-3 dalam Laga Dramatis yang Dihiasi Dua Gol Bunuh Diri

- Jumat, 06 Maret 2026 | 23:20 WIB
Bali United Kalahkan Arema 4-3 dalam Laga Dramatis yang Dihiasi Dua Gol Bunuh Diri

MALANG Stadion Kanjuruhan malam itu menyaksikan drama tujuh gol yang nyaris tak terbendung. Arema FC, sang tuan rumah, akhirnya tumbang dengan skor tipis 3-4 dari Bali United dalam lanjutan Liga Super 2025-2026, Jumat (6/3/2026). Yang bikin pertandingan ini makin greget, dua dari tujuh gol itu justru berasal dari bunuh diri.

Kemenangan dramatis Serdadu Tridatu itu tentu saja membuat puluhan ribu suporter Singo Edan pulang dengan kecewa. Tapi bagi penggemar Bali United, ini adalah tiga poin yang didapat dengan perjuangan keras.

Sejak bola digulirkan, Bali United langsung menunjukkan niat. Mereka mendikte permainan dengan tempo cepat, terutama lewat serangan sayap yang terus mengganggu. Peluang pertama sudah datang di menit ke-10, lewat sepakan Irfan Jaya yang sayangnya masih melenceng.

Tekanan itu akhirnya berbuah di menit ke-21. Teppei Yachida, dengan cerdik, menemukan celah di pertahanan Arema dan melepaskan tembakan yang tak bisa dihalau. 1-0 untuk keunggulan tamu.

Enam menit berselang, gawang Arema bobol lagi. Kali ini Diego Campos yang berhasil menuntaskan serangan, menggandakan keunggulan Bali United menjadi 2-0. Arema tampak limbung.

Marcos Santos pasti memberikan wejangan keras di ruang ganti. Pasalnya, babak kedua Arema muncul dengan wajah berbeda. Mereka menekan, lebih agresif, dan usaha itu terbayar di menit ke-62. Dalberto sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Stadion bergemuruh.

Namun begitu, semangat itu langsung dipatahkan Bali United. Hanya tiga menit berselang, tepatnya menit ke-65, Teppei Yachida kembali menjebol gawang Arema. Umpan matang Irfan Jaya ia selesaikan dengan sempurna, mengubah skor menjadi 3-1.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar