Akibatnya bisa ditebak. Remaja 15 tahun itu pun menjerit kesakitan. Seketika, kepanikan melanda. Teman-temannya berhamburan mencari pertolongan. Ramadhan pun segera dilarikan untuk mendapatkan perawatan mendesak.
Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, membenarkan kejadian ini. Ia menyebut pengejaran terhadap para pelaku tengah digencarkan.
“Benar, ada remaja yang menjadi korban tembakan peluru jelly di bagian mata. Saat ini korban sedang menjalani perawatan di rumah sakit,” kata Aldy.
Ia menegaskan aksi semacam ini tak bisa ditolerir. Sangat membahayakan. Polisi akan menindak tegas. Di sisi lain, imbauan juga disampaikan kepada orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya. Soalnya, mainan yang sepele ini ternyata bisa berakibat fatal.
Peristiwa di Bajeng ini bukan yang pertama. Di Sulawesi Selatan, laporan serupa makin kerap terjadi, terutama saat malam hari. Menimbulkan keresahan di tengah warga. Mereka berharap, penangkapan pelaku bisa memberikan efek jera dan menghentikan tren berbahaya ini.
Artikel Terkait
Malut United vs PSM Makassar Berebut Angka Krusial di BRI Liga 1
Rem Blong Truk Kontainer Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, 2 Tewas
Anak Tinggalkan Adik Bayi di Gerobak Nasi Uduk, Surat Tulisan Tangan Ungkap Alasan
Fajar/Fikri Tersingkir di 16 Besar All England Usai Duel Sengit Tiga Gim