Tak berselang lama, laporan kedua menyusul. Jufri (54), petani dari Desa Benteng Tellue, kehilangan Honda Beat hitam bernomor polisi DW 2214 EB. Motor itu hilang di Lingkungan Barang Mamase, Kelurahan Tanete, pada Kamis 26 Februari.
Di hadapan penyidik, AF mengaku baru dua kali beraksi. Namun, polisi tak serta merta percaya. Mereka menduga ada kemungkinan lain.
“Pengakuannya baru dua kali, namun kita masih dalami kemungkinan pelaku ini masuk sindikat pencurian motor di Bone,” tukas Kasat Reskrim. Dugaan itu wajar, mengingat modusnya.
Menurut pengakuan AF, kedua motor hasil curian itu langsung dibawanya ke Makassar untuk disembunyikan. Sayangnya, barang bukti fisiknya belum sepenuhnya ditemukan.
“Untuk barang bukti, tim masih melakukan pencarian,” imbuhnya.
Untuk sementara, AF ditahan di Polres Bone. Proses hukum sedang dipersiapkan, sementara penyelidikan terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan di balik aksi ini.
Artikel Terkait
Kampoeng Popsa di Losari Jadi Destinasi Favorit Sahur hingga Subuh
Menag: Peringatan Nuzulul Quran dan Zakat Pejabat Digelar di Istana Negara
Tiga Kandidat Berebut Kursi Ketua DPC PKB Bone Jelang Muscab
Polisi Tangkap Kakak Tiri Pelaku Pembunuhan Bocah SD di Bandung Barat