TUBAN – Aksi balap liar yang kerap meraung di malam hari akhirnya berujung pada hukuman yang tak biasa. Puluhan remaja di Tuban harus mendorong motor mereka sendiri sejauh lima kilometer menuju Polres. Bayangkan saja, jalanan yang biasanya mereka lajui dengan kencang, kini harus ditempuh dengan keringat dan tenaga.
Razia digelar Minggu dini hari (1/3/2026) itu memang sengaja dibuat mendadak. Tim gabungan Polres Tuban menggunakan taktik blokade dua arah dengan mobil pribadi dan minibus, menjebak ratusan remaja yang sedang berkumpul. Hasilnya, suasana langsung kacau. Banyak yang panik mencoba kabur, saling senggol, hingga ada yang terpelanting ke pinggir jalan. Situasi sempat tegang, tapi akhirnya pihak kepolisian berhasil mengamankan sekitar 80 hingga 100 kendaraan.
Menurut Kanit Turjawali Satlantas Polres Tuban, Ipda Rizky Dwi Prasetyo, operasi ini bukan tanpa sebab. Tindakan tegas diambil karena banyaknya aduan masyarakat lewat layanan 110.
Intinya, warga merasa terusik. Kenyamanan ibadah Ramadan dan waktu sahur mereka terus-terusan diusik oleh deru motor yang dimodifikasi. Nah, kali ini polisi tampaknya benar-benar ingin memberi pelajaran.
Artikel Terkait
Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026
Imsak Jatuh Pukul 04.17 WIB untuk Warga Yogyakarta Hari Ini
Drama Gol Bunuh Diri Warnai Hasil Imbang Antalyaspor vs Fenerbahçe
Tokoh Madura Kritik Pemerintah: Rakyat Hanya Dapat Piring Setengah Kosong